Dia Cuma Lelah

boy-2205733_1920

pixabay.com|coyot |Juraj Varga

 

Aku mengenal seorang sebatang kara
Seperti bunga tulip di antara ketiadaan makna
Orang-orang tidak akan tahu seberapa sakit menjadi buronan rasa bersalah dunia
Apa betul “bahasa alam,bahasa ibu, mereka sama?”

Dia berjalan jauh dan terus berjalan, juga tidak peduli sesak di dadanya
Aku rasa dia bukan sebatang kara yang tidak kukenal
Dia punya banyak kawan yang jadi adiknya
Orang-orang tidak akan tahu seberapa sakit merindukan ibu sepanjang hidup

Suatu ketika dia berhenti berjalan, dan bergumam-gumam

“Aku bukan orang salah, cuma kalian yang begitu merasa bersalah, di ketiadaan ini
siapa yang mengalah?, bukan aku dan bukan juga adik-adikku, tidak masalah begitu lama aku hidup tanpa ibu
asal kalian tahu aku mengenal ibu lain yaitu iba, Segenggam iba yang begitu menguliti ketiadaanku ini.
Cuma kalian yang sering salah mengerti, aku cuma mau hidup biasa, kalian anggap saja aku punya ibu
dan juga seorang ayah yang masih hidup. Aku cuma begitu lelah, itu saja.”

Anggap saja dia begitu bahagia
Anggap saja dia begitu damai
Biarkan saja dia terus berjalan
Biarkan saja dia tetap berjalan

Sukabumi|Daw|25.05.17

Iklan