Ramadhan 21 : Sebenar-benarnya Perempuan?

Holla readers, ini sudah memasuki 10 hari terahir Ramadhan. Perbanyak amalan yang baik, dan minta ampunan Allah lebih keras dari sebelum-sebelumnya.

Yak mari kita mulai postingan ini.

Menjadi manusia itu kalau kata gue harus bisa mikirin perasaan orang lain, bukannya jadi manusia yang egois, yang berpikir bahwa “terserahlah kalau dia enggak suka sama gue, gue emang begini!”. Menjaga perasaan sesama merupakan hal yang teramat penting. Lantas menjadi manusia yang disukai semua orang itu memang mustahil, tapi setidaknya bersikap baik kepada sesama, dengan cara menanggapi mereka seperti kita ingin ditanggapi oleh mereka dengan cara baik. Menjadi manusia itu seharusnya yang membuat orang-orang  nyaman berada di dekat kita, tidak harus selalu mengalah untuk menjadi mereka nyaman, setidaknya kalian bisa menjadi diri sendiri dengan cara yang sebaik-baiknya.

Lantas tibalah ke persoaalan tentang perempuan. Gue yang kiranya sedang mengalami sedikit masalah mengenai “bersyukur” ini, merasa belum menjadi perempuan yang sebaik-baiknya perempuan. Gue bisa mengalah tapi tidak selalu mengalah, kadang membuat orang-orang merasa sungkan mendapatkan persetujuan gue akan suatu hal, rasa-rasanya jauh dari seorang perempuan yang ke-ibu-an.

Perempuan itu seharusnya yang ketika diperhatikan, mereka akan memahami bahwa engkaulah seorang perempuan itu.

Sulit ternyata jadi perempuan yang sesungguhnya itu. :’)

Sudah begitu saja postingan kali ini. See you next post.

Iklan

Ramadhan 18 : Apa Kabar Kamu?

Holla readers? Kabar baik, kan?

Hari ini gue ikut buka bersama alumni waktu dulu sekolah jenjang SMK. Banyak yang sudah berumah tangga, banyak yang sudah mapan dengan pekerjaanya, dan gue rasa, gue ada di bawah mereka.

Dan ini adalah Ramadhan ke- 18, di sana gue baru menyadari bahwa menjadi diri sendiri adalah tuntutan paling sulit saat ini, meski sebenarnya sikap yang seharusya ditunjukkan di depan orang-orang selalu terkontrol, namun ada saja celah yang dapat membuat diri seseorang itu sebenarnya terlihat.

Gue merasakan sampai sekarang adalah semesta sudah menyeleksi siapa saja yang memang seharusnya kita temui. Siapa saja yang benar-benar seharusnya menjadi bagian dari diri kita, meski cuma beberapa jenak, 1-2 jam.

Dan herannya, apakah semesta juga menyeleksi siapa yang mampu berputar-putar di dalam kepala sekian lamanya, padahal orangnya tidak pernah tahu?. Hue~

//

Berkali-kali gue menyadari bahwa, manusia seharusnya berprasangka baik kepada Tuhannya, dan waktu adalah misteri paling aneh di alam duniawi ini. Tidak pernah ada sebuah kebetulan, dan sebuah kepasrahan di sudahnya usaha adalah prasangka terbaik kepada Tuhan.

Gue tidak sedang mengejawantahkan situasi apa yang gue alami di sana, tetapi kepalsuan dari ekspresi mereka banyak gue jumpai, mungkin gue yang bawa perasaan, tapi mungkin juga iya.

//

Barusan ada 2 tikus yang muncul di kamar, nemenin gue nulis ini, rasanya malam ini gue enggak ingin tidur. Tapi sebaiknya gue tidur.

//

Gue seharusnya berhenti menyesali banyak hal di masa lalu, karena penyesalan justru bentuk prasangka buruk terhadap Allah SWT. :’)

Sudah begitu saja tulisan ini, gue rasa ini karena efek kekenyangan. See you next post

 

Ramadhan 06 : Definisi Buka Bersama?

DSC08511

Jujur saja Ramadhan tahun ini sangat hampa, tidak tanggung-tanggung sedihnya berkepanjangan. Kadang malah jadi lupa sedihnya karena apa, saking banyaknya sebab. #hesemeleh

Sudahlah, aku mau cerita aja nih, enggak penting seperti biasanya. Namanya juga Biru Pupus, apa sih yang penting dari blog ini. :))))

Hari ini, buka bersama dengan Himpunan Mahasiswa Kimia di Masjid Al-Umm, masjid kampus yang berwarna biru.

DSC08527.JPG

Cuaca sore ini sedikit hujan, satu jam terlambat menghadiri acara ini, yang terjadwal pukul 16.00 WIB. Aku ini kelas non regular(karyawan), sebenarnya agak malas menghadiri acar-acara kampus tapi mungkin karena sepanjang tiga tahun ini belum pernah ikut buka bersama, aku memutuskan untuk ikut, itu juga bersama Teh Siti, sedangkan yang lainnya memilih tidak ikut karena harus bekerja shift siang.

DSC08534.JPG

Vega, Aku, Teh Siti : Vega ini teman sekelas pas SMP, dia Kelas Reguler dan lagi Skripsi.(btw, pasti pada bosen lihat aku pakai baju ini. XD)

Seperti yang sudah dapat diketahui, acara sudah mulai, aku dan Teh Siti lumayan banyak ketinggalan kajian yang disampaikan pemateri, tapi beruntung banyak yang tersimpan di memori kok, insya’allah.

Tadi aku baru lihat anaknya para dosen yang unyuk-unyuk, weyyy gemes pingin nyubit tapi takut nanti dikasih nilai E dan harus ngulang (ya nggak juga ya, lebay ini mah).

Oya sebenarnya aku sedang tidak puasa, sedih woy, ikut buka bersama padahal lagi enggak puasa. Oke jadi jangan heran dengan adanya foto-foto orang sholat itu ya.

Dari buka bersama ini aku tahu bahwa anak-anak regular pada baik-baik, mungkin aku yang terlalu memasang ekspektasi buruk terhadap mereka, mereka baik-baik kok. Wehehehe

DSC08539.JPG

Yang terpenting dari buka bersama itu adalah silaturahmi – ini penting. Secara tidak langsung mempererat tali persaudaraan meski tidak saling kenal. Iya udah gitu aja sih manfaat buka bersama.

Sudah begitu aja postingan kali ini mau lanjut ngerjain tugas dunia akhirat. See you next post 🙂

 

Ketidakwarasan yang Dipelihara

Beberapa jenak aku mengambil napas, mengisi rongga-rongga kosong dengan penuh udara, tertahan dan terhembuskan ketika lelah sudah menggerogoti keteguhan. Sudah lama tidak menjejak laman pribadi ini, tubuhku kini telah sehat, nyatanya kelelahan memang paling ampuh menghentikan tekad untuk menyelesaikan banyak urusan. Bermula dari Desember 2017, terlintas keinginan yang begitu dalam untuk menyibukkan diri dengan berbisnis, selain bisa mengisi waktu, juga bisa menambah uang jajan yang nyatanya uang gaji selama ini 80% untuk biaya kuliah. Oke, aku tidak sedang ingin mengeluh, apalagi disangka selemah itu.

Januari 2018, akhirnya bisnis kecil-kecilan itu mulai. Bermula dari suka sekali lihat buket bunga di acara kelulusan yang kebanyakan berbahan kain felt , aku bertekad ingin buat buket bunga dari bahan kertas. Memang bermodal nekad pokoknya, hampir setiap hari cari DIY buat bunganya, sampai wrapping buketnya, proses mulai itu rasanya melelahkan.

Tahu sendiri, dibalik menyibukkan diri, ada yang berusaha dilupakan.#uhuk.

Akun instagramnya @daw-paper_flower

Enggak tahulah kenapa aku jadi tergila-gila sendiri dengan nama penaku (Audhinadaw).

Snapshot_2018-5-11_11-22-13

Februari, aku mulai cari akun Instagram di Sukabumi yang banyak pengikutnya, dan aku tanya-tanya harga pasang iklan di sana berapa. Dan terpilihlah salah satu akun Instagram dengan harga paling murah. Maaf aku enggak mau modal banyak. XD

Dan dari situ belum juga ada yang order, ya namanya juga belum musim wisuda ya, oke aku bersabar, dan pokoknya mulai ada yang order itu bulan Maret, itu juga modal ngancam, pelanggan pertamaku itu Bidan teman sejawat di klinik yang pacarnya mau wisuda. Aku sudah wanti-wanti padanya, pokonya harus pesan bunga di Daw Paper Flower. Tapi ya dia juga minta diskon #uhuk baiqlaaa.

April, akhirnya ada banyak orderan. Bahagiaaaa buangetlah pokoknya. Meski bisa dihitung pakai jari tangan satu, tapi bagiku itu banyak. XD

Dan aku harus cerita ini, seperti yang tertulis di paragraf awal postingan ini memang menyedihkan. Iya jadi pas awal April itu, aku terserang pilek, lalu lumayan sembuh lalu aku lari kayak orang gila, lalu makan gorengan, lalu makan pedas, lalu demam, lalu periksa ke dokter, katanya typhoid fever, lalu enggak tahu apes atau gimana, aku yang harusnya sembuh dalam waktu seminggu, ini perlu seminggu lagi untuk sembuh, alasannya enggan aku tulis, karena menunjukkan kebodohanku. Huehehehe.

Oke jadi sedrama itulah bulan April. Lanjut ke cerita lain…

Jadi di Daw Paper Flower ada satu jenis bunga untuk backdrop hari pertunangan, kenapa tiba-tiba ada bunga jenis ini, karena di bulan April Sahabatku memang berencana akan bertunangan dengan kekasihnya, awalnya dia aku sarankan ke salah satu pembuat backdrop paper flower dengan bahan dasar kertas jasmine, tapi entah mengapa, Widya dengan nyatanya memberi kepercayaaan padaku untuk membuat backdrop paper flower untuk hari pertunangannya, nah hal inilah yang membuka jalan jenis bunga lain selain buket bunga. Widya juga setuju aku menggunakan material kertas karton yang mudah didapatkan dan murah. Dan setelah backdrop itu terpakai dan fotonya aku jadikan bahan jualan, aku tuliskan bahwa untuk pemesan backdrop haruslah H-10. Ini karena aku takut tiba-tiba ada kesibukan lain yang ultra harus diutamakan.

Memasuki bulan Mei, kejadiannya tanggal 8 Mei 2018, ada pelanggan chat siang-siang pesan backdrop paper flower for engagement day buat tanggal 10 Mei 2018. Gilaaa sih ya. Tapi kayaknya aku lagi enggak waras juga, malah mengiyakan untuk selesai tangal 9 Mei 2018 pukul 19.30 WIB. Karena mungkin secara teknis ini merupakan orderan pertama untuk backdrop. Pulang kerja aku langsung cari bahan, dan enggak nyangka bisa selesai dari pukul 17.00 sampai 01.00 WIB. Itupun masih harus dipercantik lagi keesokan harinya. Nekat banget, dan sesudah itu kepalaku pusing. XD besok-besok enggak lagi deh ngambil orderan dadakan begitu, kapok. Dan betapa senangnya aku melihat respon pelangganku itu suka sekali dengan bunganya. Akkkk ingin teriak kegirangan, lalu salto bolak-balik.

Doakan usaha kecil-kecilanku ini lancar, dan dibebaskan dari pelanggan yang minta diskonan. 🙂

Btw, kelompok KKN sudah dibentuk, alhamdulillah dapat lokasi KKN jaraknya cuma 40 menit perjalanan dari tempat kerja dan 30 menit dari rumah. KKN nya 23 Juli sampai 31 Agustus. Masih lama tapi sudah gemetar dari sekarang.

Bulan ini tugas kuliah lagi banyak-banyaknya, tugas di tempat kerja juga banyaaaaaa, sementara itu grup KKN tida hidup kalau bukan aku yang memulai.hhhhhhh

Oke begitu saja postingan enggak jelas ini terjadi. Terima kasih sudah mau-maunya baca. See you next post

febris.

sore ini saya demam

barangkali karena panas menyengat siang tadi

atau karena patah hati?

mungkin karena keduanya

angka di  termometer air raksa menyentuh 37 °C 

saya ambil paracetamol

dan air putih satu gelas

saya menelannya lantas berbaring lagi

saya merasa otak saya agak heng tapi ternyata tidak, soalnya saya nulis ini. he he he

dan saya harus mengaku, bahwa saya tiga hari ini makan pedas berturut-turut, padahal pilek masih bersemayam di tubuh, dan hari minggu saya kira dengan berlari pilek saya akan sembuh, saya lari 3 Km tanpa berhenti. eh ternyata badan saya pegal semua jadinya.he he he

dan bahwa patah hati itu tidak melulu karena cinta.

NB : ini fiksi

Seseorang Sedang Berhenti dan Pindah

Subuh itu pembicaran mengenai suhu udara di tempat masing-masing jadi pilihannya, jarak antara aku dan dia adalah 4 jam perjalanan tanpa kemacetan. Suhu udara di tempatnya juga sama 19oC.

Screenshot_2017-07-06-05-40-07

Aku sedang merasa seseorang berusaha untuk pindah dari hadapanku sekaligus berhenti.

berhenti/ber·hen·ti/ v 1 tidak bergerak (berjalan, bekerja, dan sebagainya) lagi; tidak meneruskan lagi; mandek: jantungnya ~ berdenyut;

pindah/pin·dah/ v beralih atau bertukar tempat;

Aku yang memulai untuk berhenti dan kemudian pindah, kemudian kini gilirannya untuk melakukan hal yang sama, dan ketika aku kembali mengintip sudut perpisahan itu, aku harus rela patah

patah1/pa·tah/ a 1 putus tentang barang yang keras atau kaku (biasanya tidak sampai bercerai atau lepas sama sekali): dahan itu — terkulai;

Sedangkan otakku kini menagih kehadirannya sepanjang hari kemarin. -.-

Aku rasa dia sudah tidak pernah lagi mengunjungi laman ini, jadi aku seenaknya saja menulis kegelisahan ini. Masa bodoh, kalian juga pasti tahukan makna tulisan ini?

Kangen?

Iya.

Bagi Siapa Saja yang Sedang Berulang Tahun Hari ini

fc53e868b9b4ee9e1d8fc8af98f6ea7e

Pict by : etsy.com

Bagaimana jika warna semesta adalah hitam? Bisakah kamu bedakan apakah hari ini akan hujan atau tidak?  Seperti bila kamu di ruang angkasa maka kamu hanya berputar-putar di Andromeda dan melewati sarang laba-laba yang ternyata sebuah rasi bintang. Kulihat ada rasi bintang Aries malam ini, apakah ada yang melupakanmu hari ini?.

Seseorang pernah bilang kepadaku, entahlah  ̶  aku melupakan nama aslinya, tapi aku mengingat setiap jengkal pernyataannya, bahwa bila seseorang tengah berulang tahun, beri dia ingatan yang telah dia lupakan, semacam bunga-bunga pukul 5 pagi yang ternyata juga mekar di pukul 5 petang.

Sangat menyenangkan bila seseorang mengingat hal kecil yang ada pada dirimu. Bila kamu sedang berulang tahun hari ini, bersyukurlah terhadap siapa saja yang mengingat hari kelahiranmu bukan karena pemberitahuan di laman facebook bukan juga balon-balon di twitter yang muncul ketika kamu berulang tahun.

Apa keinginanmu hari ini? Apakah mengenakan baju warna abu-abu kesukaanmu? Atau warna lain?

Makan makanan kesukaanmu? Bersama dengan orang-orang kesayanganmu?

Aku berharap semoga banyak manusia-manusia baik yang menyayangimu tidak jauh darimu ̶ dekat denganmu. Tidak ada yang  baik di sebuah kesendirian yang menyedihkan di hari ulang tahunmu ini. Temui mereka dan tertawa bersama mereka, makan makanan kesukaanmu, mengenakan baju warna kesukaanmu, dan melakukan hal-hal yang kamu sukai.

Selamat ulang tahun.

Sembarangan!

23594535_520337711659553_4446609607535624192_n

photo by instagram : Rebecca Ninig (@ni_nig)

Apa kalian punya satu kata saja yang sangat ingin kalian dengar dari seseorang. Dengan satu kata itu saja kalian bisa langsung mengingatnya?. Aku ada, dan kata itu adalah “Sembarangan ! “ yang otomatis aku mendengar kata itu dari suara seseorang di kepalaku. Padahal kata “Sembarangan!” ini menuntut permohonan maaf, kan ya ?. Aku justru cengar-cengir aja gitu. Dan sampai saat ini kalau meréka ulang suara itu aku cengar-cengir sendiri nggak jelas. Dan ini justru bahaya bagi kelangsungan hidupku. Ngoahahah.

Jadi seberapa hebat kalian meréka ulang suara seseorang di kepala?, kalau aku tidak terlalu hebat. Mungkin yang terjadi di kepala adalah intonasi suara yang sangat amat ingin didengarkan, itu mengapa meréka ulang suara justru membunuh ekspektasi – terlalu tinggi, bahkan akan sulit tergapai. Jadi adakah solusi agar kebiasaan saat rindu seseorang dengan meréka ulang suara di kepala itu?, jawabanya belum ada di aku. Soalnya aku juga masih tersiksa dengan kebiasaan itu. Walah!

Kalau kata Bang Fadel. “Move on dhin, walau cuma sejengkal!” (nah ini kalimat aku dengar dengan suaranya raditya dika) XD, soalnya aku belum pernah kopdaran sama si raja kopdar ini.

Jadi kalau gitu caranya adalah menginterupsi suara-suara itu dengan suara lain. Kalau kalian punya list lagu yang malah justru bikin meréka ulang suara seseorang di kepala, jadi gantilah list lagumu, ya aku juga baru nyadar sih, bahwa ada banyak sekali lagu-lagu bagus di dunia ini. Ehemmm, baiklah, saatnya bergeser sejengkal demi sejengkal. ngoahahaha.

Udah gitu aja tulisan enggak penting kali ini, see you next post 🙂

Melepaskan

melepaskan

Daw                       : “Aku sayang kamu”

Blackcloud           : “Sayang apa?”

Daw                       : “Sayang sama kamu.”

Blackcloud           : “Ohiya paham, iya deh aku juga sayang.”

 

***

Orang-orang sekitarku merasa sangat frustasi, menyuruhku melepaskanmu saja. Kata mereka aku tidak waras.

-Selesai-

Terimakasih Semesta, Biru Pupus 5 Tahun :)

DSC06393

Holllaaaaa readers 🙂

Bagaimana tadi harinya? Semoga bagus ya :), soalnya hari ini Biru Pupus ulang tahun

\(0.0)/

Wuhuuuuuuu! sebenarnya audhina-nya lagi sedih, tapi karena barusan dapat notif dari wordpress, ngasih tahu kalau Biru Pupus ulang tahun, galaunya sedikit hilang.hehe

selamat ulang tahun biru pupus

Aku bersyukur ternyata keputusan membuat blog hari ini pada 5 tahun yang lalu membuatku begitu bahagia hari ini dan hari-hari sebelumnya, dan hari-hari yang akan datang. 🙂

Aku bersyukur menemukan begitu banyak teman dari kegiatan menulis di blog ini, seberapapun aku bersyukur, kebersyukuranku tidak akan mempu cukup untuk berterimakasih kepada semesta. Dan tentu saja kepada pencipta semesta. Allah 🙂

Aku ingin menangis hari ini, tapi aku tidak yakin tangisan ini karena senang atau sedih?

Karena hari ini sangat membahagiakan sekaligus menyedihkan. Senang karena ternyata sudah begitu lama aku mencintai “menulis” sedih karena belum juga bisa menghasilkan karya yang diakui banyak orang.

.

Aku mengucapkan kepada teman-teman semua yang dengan susah payahnya melakukan blogwalking ke Biru Pupus, betapa aku selalu senang bila kalian datang.

Semoga untuk ke depan, Biru Pupus bisa lebih baik lagi dari saat ini. Aamin

.

Untuk kalian semua, jangan lelah dan menyerah untuk menulis ya :). Karena kalian tidak akan tahu manfaat apa yang bisa diberikan dari tulisan-tulisan di blog kalian kepada pembacanya.

 

Daw| Jogja, 01 Agustus 2017