Sebuah Rumah Pohon Impian

tree-house-google-old-lyme-11

Kelak nanti kita menikah.

Aku ingin punya rumah dengan halaman yang meski kecil, di sana ada pohon yang cukup besar dan kuat, yang bisa mendirikan rumah pohon di sana.

Biar kamu yang membangunnya, dan aku yang mengecatnya.

Mungkin ini sangat curang, tapi aku tidak pandai dalam urusan membentuk sebuah bangunan, bisa-bisa tidak kokoh nantinya.

Kita tidak akan mengganggu sarang burung pipit yang sedang bahagia itu, kita cuma akan memindahkan ke ranting yang ada di atap rumah pohon kita.

Aku akan di sana bila aku sedang sedih, kemudian menangis. Kemudian kamu datang dan aku menangis di pelukanmu, setelah semuanya mereda, kita akan sebentar diam dan minum teh di sana, lalu turun setelah semuanya terlihat sudah membaik.

Aku akan menghampirimu saat kamu juga di sana, kecuali mungkin ketika kita sedang bertengkar, dan kamu yang memenangkan tempat itu terlebih dahulu.

Dan ketika mungkin kita sudah tak lagi mampu bersikap kekanakan lagi. Rumah itu akan menjadi ramai oleh anak kita beserta teman-temannya.

Mungkin beberapa kali kita akan kerepotan memperbaiki kerusakan di sana sini, tapi semoga pohon itu kuat untuk menopangnya.

Begitu saja juga aku bahagia.

 

Catatan saat menulis di atap kamar kos dan melihat pohon dan burung pipit di atasnya.

Daw|Jogja, 22.7.17

Iklan

35 comments on “Sebuah Rumah Pohon Impian

  1. Nah…kok nulisnya bisa berada di atap kamar kos? Pasti bukan genteng tu atap, tapi sirap ulin, haha…

    Unik jg rumah phon impiannya. Itulah hebatnya imajinasi dan impian, aplgi dpt inspirasinya di atas atap, 👌

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s