Pemuda Penangis (Puisi)

crying-in-the-shadows-michal-madison
Crying Blue Boy Painting By Rita Drolet

 Pemuda Penangis

Dunia di kepalanya seakan kapas yang melayang terbang

Matanya sunyi

Menimbang semua waktu yang tak pernah kembali

Mengimbangi semua langkah kaki

Seorang pemuda yang dia anggap bahagia

Tapi capek

Dia nangis

Cuma bisa nangis

Panas kopi di mejanya

Jadi dingin

Membisu

Dia bilang : “Aku menyerah”

Pemuda itu melirik masa bodoh dan berteriak

Pergi sana! Siapa Kamu?

Dasar gelandangan dekil

Pengganggu

Dia nangis lagi

Nangis terus

Menyupahi niat awal yang menggebu-gebu

Terpaku lagi pada kaki yang tersobek jalanan

Terseok-seok kembali lagi diam, kaku

Cuma ingin lepas dari ribuan jenis beban

Juga lepas dari bahagia yang mungkin

Bisa jadi, memang bukan miliknya

Dia memang tidak pernah bisa dipahami

Beberapa bahasa

Mungkin saja bahasa alam dan Ibu saja

Dan kelak dia bahagia sungguhan

Sukabumi|20.05.2017|Audhinadaw

Iklan

19 comments on “Pemuda Penangis (Puisi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s