Kamu Hujan ? (Monolog)

Kamu Hujan?

13669533_1163621950376786_6129963145992436029_o

 

Kamu Hujan?

Bukan?

Kamu yakin?

…….

Iya

//

Saya lupa, telah lama meninggalkan kamu di belakang

Padahal kamu yang sakit, kan?

Kamu yang sakit, kan?

Tidak?

Kamu yang kesepian, kan?

Tidak?

Seharusnya kamu yang terpuruk

Bukan?

Di sini ada saya, yang ternyata sakit dan kesepian

//

Jangan lupakan saya

Aku tidak pernah melupakanmu

Jangan pergi dari saya

Aku tidak pernah mencoba pergi

Jangan lukai saya

Ini luka belum mengering

Jangan perihkan ini

//

Kamu Hujan?

Mengapa kamu menangis deras?

//

Tapi kenapa kau sudah membahagia?

//

Kamu Hujan?

Iya?

…..

Iya

//

Saya sayang kamu

Dan kamu adalah kamu

Dan saya adalah saya

Dan kita adalah sakit

 

Daw|Sukabumi, 09.02.2017|8.01 PM

Iklan

Rainy Days Are The Best Day

adult-1851312_1920

Hari ini

Pagi tadi saya kuyub, dan kuyu. Badan saya dibungkus jas hujan kuning, Motor saya melaju pelan-pelan, tapi sialnya melaju pelan karena hujan dan sebab lain adalah truk sampah. Jalanan menggenang hujan, bukan hujan deras beserta angin. Tidak! ini sangat menyebalkan, saya baru kemarin steam motor.

“Kok bisa-bisanya mereka ketawa?” pikir saya melihat ke bak truk yang sudah penuh sampah itu

Tak lama kemudian, ada celah untuk nyalip, dan walau pakai jas hujan, tetap saja ada air hujan yang nakal, merembes ke dalam pakaian.

***

Hari kemarin

14494678_1049016338541093_4626795354480431689_n

Saya sedang autis, jatuh cinta yang mati-matian kepada hujan. Membuat puisi tentang hujan, memotret hujan, bermimpi hujan, mengenang hujan, dan tentunya kamu nyempil dikenangan itu

Saya menikmati kopi lebih sentimental

Makan mie instan lebih mengharukan, karena rasanya menjadi luar biasa enak

Makan wafer coklat lebih membahagiakan, karena rasanya menjadi lebih manis

***

Hari kemarin lusa,

16387025_1860897454188847_5145594045662602729_n

Saya awalnya stres, karena laporan praktikum menumpuk, kemudian hujan datang secara curang karena main keroyokan. Perasaan saya dikeroyokin hujan sangat menggembirakan, tapi begitu stres hilang dan laporannya selesai, kok saya malah patah semangat menulis (cerpen, puisi, dll) ?

Ternyata definisi hilang semangat menulis saya ini ada banyak :

  1. Malas menulis
  2. Tidak mengizinkan diri sendiri menulis bebas
  3. Tidak mengizinkan diri sendiri membuat kesalahan
  4. Lupa rasanya dicinta #abaikan

Pada akhirnya, hujan adalah sebuah kebahagiaan 🙂