Sepi (Puisi)

Sepi (Puisi)

heartbreak-1209211_1920

Sekiranya langit tengah memengaruhi cuaca

dan perutku kembung rasa kecewa

Malam ini tetap cuma sepi dan patah hati

/

Jangan titipiku kata yang berkeredap hambar

Kini sunyi adalah aku yang berlari mati dari ketidakpastian

/

Kugali retakan kesunyian di celah hujan

Bersatu ke dalamnya samar-samar

Aku protes

Cuma aku yang sendirian

/

Malam diapit doa-doa yang terlupakan

Menjelma nyata yang diam-diam sunyi

/

Daw| Sukabumi, 20 November 2016

Iklan

19 comments on “Sepi (Puisi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s