Cinta itu dari Otak

image

Otak itu mengontrol semua perasaan, seperti rasa iba alias kasihan, rasa sesal, rasa jengkel, dan rasa cinta. (tambahin aja kalau kurang)

Cinta itu dari Otak.

Tentang cinta itu buta?

Itu karena otak sedang dibanjiri zat bernama dopamine yang menyebabkan otak berpikir tentang yang baik tentang orang yang dia cinta. Yah, gue bukan pakar ngejelasin. Kalian cari tahu di google aja ya, penjelasan mengapa cinta bisa terjadi. Ahelah gue mah sok tahu ini 😀

Lalu Patah Hati?

Itu karena, saat putus cinta, ada sel otak yang sedang berperang, satu memberi dukungan untuk terus mencintainya, dan satu lagi berusaha untuk menghapus bayang-bayang dirinya #eaaaa. Maka itulah   kenapa putus cinta itu sakit, karena otaknya lagi perang.  (guys jangan dengerin gue).

Gue sebenarnya pengin muntah bahas beginian. #uhukk, eh salah #hweekk.

Nih tips yang lagi patah hati.

Kompres aja kepala loe,

Yha gue ngaco.

Bayangkan dia sedang membayangkan orang lain, bukan dirimu

Bayangkan dia sedang memikirkan orang lain, bukan dirimu

Itu cara mudah melupakan.

“Perlahan-lahan kamu akan sadar, bahwa dia tidak memperdulikan kamu, dan itu membuang waktumu.”

“Berhentilah memperdulikannya, karena dia lebih tidak memperdulikanmu.”

Ohiya,

MEMAAFKAN

Maafkan diri kamu sendiri, maafkan dia yang menyakitimu juga.

Memaafkan memang tidak mudah dari kedengarannya, tapi cobalah.

Gitu aja, ya?

Jangan berpikir terlalu berat kasihan otakmu. Jangan menggali yang tidak perlu digali, kamu hanya akan menemukan yang mungkin tak mudah kamu terima. Oke, Stay Positive 🙂

Iklan

19 comments on “Cinta itu dari Otak

  1. Owh.. kata orang kalau sudah jatuh cinta taik ayam disangka coklat. Hehe bagus ni, kalau pakai otak kan bisa lah ngebedain mana coklat, mana taik ayam.. : )

    • hahaha, kalau lagi jatuh cinta justru itu gak bisa ngebedain mana taik mana coklat, sebab kelihatannya sama saja. hal baik doang yang kelihatan dari dirinya.😂
      kalau waras, mungkin bisa mengendalikannya, tapi yang kurasain, jatuh cinta emang sulit dikendalikan.

  2. Iya,iya, aku juga gitu. Aku sering komen temanku yg lagi jatuh cinta aku bilang dia itu bodoh, hehe pas aku yg jatuh cinta eh dia balik komen kalo aku bodoh..

    Aku tak terima. Aku bilang ke dia itu pengorbanan cinta dan dia tak akan mengerti apa yg aku rasakan.. haha (bodoh kan?)

    Emanglah kalo sudah jatuh cinta logika sulit untuk dikendalikan.

    Untuk kita sulit membedakan mana cinta yg positive dan negative. Yg sedihnya, anak seumuran jagung seperti anak SMP yg sudah mengenal cinta lawan jenis, itu yg bahaya. : (

    • nah itu, persis ceritanya kayak aku, yang dulu belum ngenal jatuh cinta, dan aku komen gini ke temenku yang kebnyakan galau itu “sukurin!”, dia bilang “kamu belum pernah ngerasain sih!”, lalu pas aku udah ngenal tuh yg namnya cinta,pas aku udah kelihatan bodoh, dia bilang “tuhkan apa kataku?”,
      .
      adikku SMP bang, dan kayaknya dia gak keliatan main cinta-cintaan, sama kayak aku dulu SMP.

      jangankan sekarang, pokoknya dari jaman 2010 an lah mungkin, anak SD juga udah cinta cintaan. tapi kayaknya konteksnya berbeda.
      yang membentegin ya harusnya keluarga dan diri sendiri sih bang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s