Explore Curug Cibereum, Cibodas 7 Juli 2016

Hallo Readers 🙂

Kali ini gue mau nulis cerita ngetrip gue nih, gue lihat-lihat kebanyakan post gue, galau semua ya :D, maklumi ya soalnya masih labil mencari cinta sejati.

#Eaaaa

Mumpung masih suasana Idulfitri 1437 H, gue mau ngucapin Mohon Maaf Lahir dan Batin, Kali aja diantara kalian yang baca post ini, pernah gue buat kesel, sebel, dan mangkel.

Oke guys gue lanjut nyerita ya.

Gue kasih tahu ya, gue ngetrip di saat kondisi badan gue kurang fit, gue kena pilek guys. Dan gue ogah banget minum obat, padahal gue jualan obat -.-

Ya gitulah, gue malemnya pusing banget susah tidur. Tapi karena semangat pingin ke Curug Cibereum, gue semangat sampai tujuan.

Gue ngetrip sama tetangga gue, yang kuliah di Yogyakarta, lagi liburan. Dia orang yang sama yang ngetrip ke Gunung Sunda Sukabumi, kalau mau lihat postingannya klik di sini.

Namanya Yulia, gue biasanya panggil teteh :D, soalnya beda satu tahun dari gue. Gue sama Teh Lia sepakat mau ke sana naik motor gue yang padahal motor gue ini motor tua berumur 7 tahun, agak enggak yakin juga sih sebenernya, tapi yowes jadinya tetep pakai motor gue yang platnya masih T.

Lokasi gue di Kota Sukabumi, Curug Cibereum itu di Cianjur arah Puncak.

Kita berangkat jam 08.00 WIB, Motor masih baik-baik aja sampai kawasan Puncak sekitar jam 09.00 WIB, gue pakai jam kira-kira, ya, soalnya gue ngak nyatetin waktu.

Dan akhirnya kita kesasar dari daerah Pasar Cipanas, harusnya kita lurus aja sampai RSUD CIMACAN, tapi gara-gara nurutin Google Maps, kita kesasar, dan ternyata gara-gara salah nentuin tempat di Google Maps, Directionnya mengarah ke Pintu III menuju Curug Ciismun harusnya kita ke Pintu masuk I yang mengarah ke Curug Cibereum, dan gue sempet frustasi nyasar, motor sempet mati tiba-tiba di tanjakan, untuk ada yang ngebantuin #fiyuhh. Btw walau nyasar kita dapet pemandangan lumayan keren lho.

Karena mainset otak gue sama teh lia pengen ke Curug Cibereum, kita akhirnya keluar mencari jalan raya lagi, dan kita akhirnya sampai :O.

Masuk ke area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, dari gerbang utama di tagih Rp 9000, lalu di tempat pakir bayar Rp 5000, guys dari parkiran ke pintu masuk menuju Curug Cibereum masih lumayan jauh lho, kita harus menyusuri semacam pasar gitu, pasar yang menjual oleh-oleh khas Curug Cibereum, ada juga yang jual tanaman hias, bahkan sayuran. Banyak orang yang piknik di area taman raya cibodasnya, ada juga yang camping, camping perusahaan gitu, dan akhirnya kita sampai lokasi pembelian tiket, harga tiketnya Rp 18.500, di hari libur dan udah termasuk asuransi.

DSC03500

Lalu dari sana kita mulai tracking, dari pintu masuk menju Curug Cibereum itu 2,5 km, sekitar 1 jam kita tracking. Karena liburan panjang, lumayan banyak orang ketemu di jalan. Dan gue seneng banget, karena berasa flashback ketika turun dari Gunung Gede waktu itu, karena ambil jalur naik Gunung Putri dan turun Cibodas. Yang belum baca kisah nanjak gue ke Gunung Gede, silakan klik di sini

Di perjalanan menuju Curug Cibereum, kalian akan dikasih bonus Telaga Biru, lumayan kece juga kok

DSC03647

Penting banget bagi kalian, harus bawa air minum, kita bawa 3 botol air mineral ukuran sedang, dan Alhamdulillah cukup sampai balik ke bawah lagi. Kalau mau bawa makanan, gue saranin, bawa yang manis-manis, ya!

Oke balik lagi,

Jalur trackingnya bagus banget, batu-batu gede yang di susun apik, dan tanjakan lebih banyak ketimbang turunan.

DSC03499

Pas nyampai pertengahan perjalanan, sempet dikasih tahu, kalau perjalanan tinggal bentar lagi, tapi itu zonk :D, karena kebanyakan nanjak dan masih jauh. Tapi ada hadiah menarik, jalur trackingnya semen gitu, kayak gini, lokasi ini bagus buat foto :), foto Prewedding 😀

Kita udah ngobrol nggak jelas banget, dan akhirnya sampai Curug Cibereum Pukul 12.30 WIB, dan disana ramai sekali, gue kagum sama pemandangan yang gue dapet, ternyata ada dua curug di Curug Cibereum, lokasinya tinggal jalan 20 meteran lah.

Kita cari tempat duduk agak susah, akhirnya duduk di bebatuan gitu. Kita istirahatin badan dulu, dan memilih untuk Sholat Dzuhur dulu, di sana ada mushola, mukena di sana juga terawat kok. Selesai sholat, kita langsung foto-foto, nyari celah di antara kerumunan.

Mari kalau kalian pengin lihat pemandangan indah dan beberapa foto narsis gue :D.

oya kalau kalian kebelet pipis, di sana juga ada Toilet, tinggal bayar Rp 2000

DSC03597

 

 

 

 

 

 

 

Kita memilih di sana sampai jam 15.00 WIB, dan kita turun dengan keadaan kaki gemetaran :D, sampai bawah pukul 16.00 WIB, itu perkiraan ngaco ya :D.

Kita jalan sedikit menuju parkiran, dan memutuskan untuk duduk-duduk sebentar, kaki rasanya kayak keram gitu. Dan kondisi kepalaku pusing berat, pilek makin menjadi, ngeselin sih.

Harusnya perjanjian awal, Teh Yulia yang bawa motor berangkatnya. Dan gue yang bawa pulang, tapi mungkin Teh Yulia juga mikirin keadaan gue yang nggak memungkinkan buat bawa pulang motor, akhirnya Teh Yulia dengan baik hatinya, di tengah perjalanan udah bilang, “Nanti sama aku aja pulangnya.”

Agak nggak enak, tapi daripada di jalan kenapa-napa. Makasih banget teh

Oya Keluar dari gerbang utama, jalanan lancar jaya, tapi begitu sampai Perempatan Hypermart Cianjur, Gue yakin Teh Yulia juga capek abis sama kemacetan itu. Dan akhirnya kita bisa nyalip-nyalip. Lalu Kejebak macet lagi dari Rancagoong sampai Warung Kondang. -.-

Dan akhirnya turun hujan deras banget padahal jalanan udah lancar, enak itu kalau enggak hujan dan jalanan lancar. Kita memutuskan untuk pakai jas hujan, dan mau nerusin perjalanan pulang, karena udah kesorean.

Dan akhirnya kita sampai rumah dengan basah, padahal pakai jas hujan. XD. Jas hujan puny ague udah bolong di beberapa titik :D.

BTW orangtua gue sama orangtuanya Teh Yulia khawatir, mereka khawatir kalau-kalau motor gue mogok, kalau-kalau macet. Dan dua hal itu terjadi sama kita 😀

Gue seneng banget bisa ke Curug Cibereum, walau dalam keadaan sakit, dan gue nekatin badan gue. Tapi keadaan sakit dan maksain ngetrip itu nggak baik lho, jangan sampai dicontoh, ya!

Badan harus fit kalau pingin jalan jauh misal ke Curug atau tempat wisata yang mengharuskan masuk jalan kaki.

Guys gue kasih tahu, abis mandi gue demam tinggi dan kepala gue berasa mau meledak, baru setelah minum Paracetamol, panasnya turun.

Pokoknya bagi yang mau ke Curug Cibereum, kalian harus niat, harus berbadan sehat, dan bawa perbekalan yang cukup ya 😀

Oke itu aja ya tulisan kali ini, semoga bermanfaat, Thankyou

Iklan

9 comments on “Explore Curug Cibereum, Cibodas 7 Juli 2016

    • Karena perjalanannya siang, jadi dinginnya gak seberapa. Cuma begitu mendekat langsung ke curugnya, dingin banget.
      Iya masih asri, walau sedikit sampah-sampah kecil tercecer.

  1. Ping-balik: Explore Sukabumi, Curug Cibereum, Selabintana 06 Januari 2017 | Biru Pupus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s