Mati Sajalah Kau

audhinadawinstagrams

Pagi yang kau tawarkan tak begitu menggiurkan

Kautawar padaku

Aku tertarik

Kauberi sepenuhnya lantas pergi

Apa memang begitu caramu bekerja memperlakukan rasa?

Ucapmu di setiap kalimat hanya penuh pembenaran saja, bukan kebenaran

Aku ingin diperjuangkan

Itu saja

Lantas kau lelah, dan aku timbul rasa

Lantas kamu pergi, dan aku mengejar

Bukankah baru kemarin kau memperjuangkan?

Oh rupanya begitu cara perasaan bekerja

Kamu pandai menanam rasa, namun enggan merawat karena bosan

Kutelan semua itu menjadi bulatan menyesakkan yang tidak muat ke dalam rongga

Seperti itulah aku memaksamu kembali

Mustahil

Kecuali perlahan dan melalui proses

Menjadikan bulatan itu persegi-persegi kecil pengertian yang muat melalui rongga

Pagi cepat sekali jadi malam

Aku takkan kaget lagi dengan perubahan cepat itu

Manusia hidup memang dirancang menghadapi segala rupa ketidakmungkinan

Kecuali kau tak suka kebetulan, tak suka ketiba-tibaan, tak suka kejutan

Mati sajalah kau

 

Daw,18.05.16|9.59

Iklan

6 comments on “Mati Sajalah Kau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s