Explore Sukabumi Situ Gunung, Curug Sawer, Karang Numpang :)

Petualangan Satu Hari Tiga Tempat

4

Holla readerssss. Udah lama gue nggak posting tentang tempat wisata ya, kebanyakan cerita galau gue.

Jadi gini , trip yang nggak di sangka-sangka ini datang begitu saja. Awalnya rencananya cuman mau ke Situ Gunung. Dan ternyata malah ngerembet jalan-jalan sampai dua tempat berikutnya.

Gue jelasin dulu. Ini trip terjadi saat orang lain malah merayakan hari kasih sayang, Minggu,14 Februari 2016. Hahaha. Gue dan temen gue (si Widya), memilih buat tidak meratapi betapa kejamnya menjadi jomblo. Halahhhh!.:D

Readers. Sttt gue kasih tau satu rahasia. Hahaha

Widya ini baru aja putus dari pacarnya, dan gue harus ngehibur dia sepanjaaaaaaaang perjalanan, dan nahan diri gue buat nanya kenapa mereka putus (gue kepo) :D.

Okelah lupakan saja masalah begituan. Gue sama Widya memang berencana bersenang-senang hari itu. Pukul 08.00 WIB, gue udah jemput Widya ke rumah dia, gue yang bawa motor matic dan dia yang ngasih bensin (enggak ding). Hahaha masalah budget nggak usah di bahas lah ya, orang tempatnya deket.

  1. Danau Situ Gunung

5

Situ Gunung adalah danau alami yang berada di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, Setelah gue ndaki puncak Gede tahun lalu, sekarang saatnya menjelajah kaki gunungnya kan ya. Hahaha, kebalik ya? Bodo amat, nggak ada kata terlambat untuk memulai sebuah perjalanan hidup #eaaaa.

Kalau kalian cari di google, di jamin pasti jatuh cinta sama hasil foto yang ciamik abis. Dan itu gue, iya gue jatuh cinta sama foto Danau Situ Gunung. Hahah, dan itu alasan gue buat kesana.

Perjalanan dimulai, total pakai motor dari Kota Sukabumi ke pintu masuk kawasan itu sekitar 50 menit-an, lumayan lama karena gue nggak mau ngebut. Hahaha (bilang aja nggak bisa ngebut), bahaya kalau ngebut, alon-alon asal kelakon pokoke.

Di pintu masuk, kita beli tiket harganya Rp 16.500 (weekend), gue nggak detail liat harga tiket lain, seperti untuk turis dan untuk hari biasa.

1

Inget gue sama Widya nge-trip Minggu, 14 Februari 2016 dan kita jomblooo :D.hahaha

Oke balik ke topic 😀

Setelah parkir motor, kita memutuskan untuk ke Situ Gunung dulu. Ya Kaleee kita ke Curug Sawer dulu. JAOOOOHHHH! (nanti kita ceritain)

2.JPG

Dari Parkiran motor ke Situ Gunung, kita trekking sebentar sekitar 10 menitan, iya deket kok, dan jalanannya enak, tanjakan minim banget bahkan bisa di bilang nggak ada tanjakan. Tapi jangan di sepelein, perjalanan ini kita lakuin Cuma berdua, masuk ke hutan guys, hahaha nekat, tapi jalanan terpampang nyata kok (halah opo tho), jangan takut tersesat, jalanan lebar, dan batu-batu tersusun lumayan apik.

Setelah sampai sana, kita langsung ilih buat foto, hahaha, apa lagi?

3.JPG

Di sana sepi, gue bingung kenapa di hari minggu dan hari valentine, danau sepi?,hahaha ya kaleee ada yang mau nge date di tempat begitu.hahah. haaah sudahlah. 😀

6

Di sana sebenernya ada sewa perahu gitu, tapi kita milih buat enggak naik perahu, cukup menikmati pemandangan aja :D.hahaha (bilang aja nggak ada duit)

Situ Gunung, keren 😀

9

10

Iya Danau luas dan asri, di kelilingi pohon cemara yang tinggi-tinggi. Itu keren. Kita sampai Situ Gunung Sekitar jam 09.00 WIB, matahari udah lumayan panas, hahah kita cuman sebentar di sana.

7

11

 

 

  1. Air Terjun Curug Sawer

 

12.JPG

Tujuan Kedua yaitu Curug Sawer, Karena udah puas ngeliatin Danau dan ngerasain sejuknya udara disana, kita langsung cabut dari sana sekitar jam 09.30 WIB, jam ngasal :D, gue nggak terlalu detail sih, sorry guys :D.

Gue kasih tau point penting. Kalau kalian capek buat melanjutkan ke tujuan kedua yaitu Curug Sawer, kalian bisa ngojek (iya ngojek, seorang 30 rb sampai Curug Sawer), kita milih buat menikmati perjalanan ini dengan alami (jalan kaki). Iya kita jalan lagi ke depan (parkiran motor), lalu masuk ke jalan menuju Curug Sawer, jauhnya berkali-kali lipat, 1,7 km, SEMANGATTTTT.

Kelemahan nge trip cuman berdua, dan cewek semua dua-duanya adalah hampir di tipu. Belum semenit, kita nemuin dua orang, satu cowok umur sekitar 25 tahun dan ibu-ibu umur 50 tahunan lah. Mereka hampir aja ngacauin mainset kita. Mereka bilang gini

Cowok      :“neng mau kemana?”

Gue           : “ke curug sawer…”

“Lewat sini kan?” Gue bingung.

Ibu-ibu       : “ Bukan neng, lewat sini mah ke jurang.”

Si cowok di samping ibu-ibu itu terkikik, gue sama Widya udah mulai parno.

Cowok       : “lewat sini mah bakal ketemu ular besar neng, nyasar ketemu jurang.”

Duh gue bener-bener nggak tau yang ada di pikiran mereka, maksudnya apa. Berhubung gue pernah naik gunung gede, dan gue yakin ini perjalanan nggak mungkin separah ke gunung gede, gue milih buat pede, karena gue punya pengalaman. Tapi Widya mulai kepengaruh.

Gue           : “loh kan mang, itu petunjuk panahnya jelas lewat sini .”Gue mulai meninggikan suara

Cowok     : “ Sekolah dimana neng?”

Gue          : “………..”

Widya       : “ kuliah.” Sambil judes

Cowok     : “ yuk amang anterin aja yuk, naik motor mendingan, lebih aman, masa geulis-geulis pada

sendirian ke hutan, entar tersesat.”

Gue         :”………”

Oke gue udah tau kemana arah maksud ini orang, gue berusaha meyakinkan Widya.

“Wid ayo, nggak papa ini jalan bener kok, itu petunjuk arah kan emang nunjuk ke sini, udah ayo wid ada aku.”

Gue menawarkan perlindungan, padahal sedikit takut.

“Udahlah wid, ayohhh.”

Widya masih menanya-nanya, harga buat ngojek ke curug sawer. Gue bener-bener nepok jidat dahhh.

“Ayoo wid.” Gue jalan kaki duluan, dan Widya akhirnya ngikutin gue.

Jadi hati-hati untuk kalian, jangan sampai ke pengaruh omongan orang yang melumpuhkan perjalanan kalian ya (Bagi kalian yang niat trekking). Juga jangan takut walau kalian serombagan cuman cewek, nggak papa gue sama widya, cewek. Dan kita berhasil sampai.hahaha.

Emang sepanjang perjalanan AWAL, kita sama sekali nggak nemuin siapa-siapa, sepi guys. Sepanjang awal perjalanan setelah meninggalkan kedua orang aneh itu, Widya masih pesimis, tapi gue menguatkan dia (ceilaaahhhh).hahaha ya pokoknya berusaha yakinin dia, bahwa ini perjalanan nggak bakal kenapa-napa. Akhirnya setelah sekitar 5 menit trekking, kita ketemu sama sebuah keluarga yang keliatannya baru aja pulang dari curug sawer, gue nanya ke bapaknya dan dia bilang iya dan perjalanan masih jauh, dan Widya akhirnya mulai semangat trekking, semangat pede dan berkeyakinan kuat kayak gue. BUAHAHAHAHA.

Jalanan kali ini sebenernya sama aja kayak ke Situ Gunung, cuman ukurannya sempit, kadang batu, kadang lumpur, kadang akar, kadang nanjak, kadang turun, cuman jarang sih turunannya :D, mirip kayak ke gunung gede, serius. Sepanjang perjalanan kita berhenti dua kali, lumayan capek guys, buat orang yang jarang olah raga (nggak pernah ding).

13

Sekitar Satu Jam Kita akhirnya sampai, itu yang namanya capek ngilang gitu aja, setelah liat air terjun CURUG SAWER yang cantiknya luar biasa, uuuhh kalian kalau ke sukabumi, wajib kesini :D.

14

 

15

 

16

 

17

 

20

 

21

18

 

 

Gue kasih tau guys, gue sama widya cuman

bekel duit sama air aqua dua botol, dan kita akhirnya memutusnkan untuk makan bakso di sana, ya walau rasanya absurd banget, dan harganya yaaa begitulah :D. Tapi di nikmati, lumayan ngisi perut.

DSC02428.JPG

 

Kita lumayan lama disana, hampir sejaman lah, hahaha kebanyakan ya foto dan duduk ngeliatin orang pacaran :D, Setelah agak puas foto dan istirahat, kita memutuskan untuk pulaaaaaaang :D.

Rencana awal padahal ya cuman ke Situ Gunung, tapi akhirnya ke Curug Sawer, dan gue kena janji sama Widya, Dia yang belum pernah ke Karang Numpang (gue pernah), mendesak gue buat nganter dia ke sana.

“Yakin nih mau langsung lanjut kesana?, baterai kamera udah nipis wid.”

“Iya, nggak papa, ayo capcus.”

Kita keluar dari kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dengan lumayan pengalaman :D. Hampir jam 13.00 WIB, gue mendesak Widya buat singgah ke POM Bensin, selain ngisi bensin. Kita Sholat Dzuhur dulu di mushola POM.

 

 

  1. Bukit Karang Numpang

 

22 (2)

Karang Numpang Sukabumi, kawasan bekas pertambangan, kenapa dinamakan karang numpang, karena banyak batu besar di sana. Hahaha entahlah gue nggak tau detail sejarah tempat ini nge hits tahun lalu, kalian bisa lihat Sukabumi dari ketinggian, dan anginnya gede disana :D, seger lah pokoknya. Sebenernya gue pernah ke sini. Berhubung Widya udah mau nemenin gue ke Situ Gunung (dia pernah ke sana), gue juga harus mau nemenin dia ke tempat itu.Hahahaha.

Dari Kawasan TNGGP ke Karang Numpang cuman 20 menitan. Kita harus trekking tapi cuman sebentar banget nggak sampai 5 menit, dan jalanan nggak berbatu, tapi tanah dan Alhamdulillah dalam keadaan kering.

Baterai kamera udah merengek, dan disana kita sebenernya agak lama, cuman nggak dapet banyak foto. Karena baterai kamera abis :D.

25

 

29

Jadi kelemahan di Karang Numpang ini adalah walau di Tarik uang kebersihan dan uang masuk, loe nggak bakal dapat jaminan asuransi kayak di TNGGP, tiket mahal itu udah termasuk jaminan asuransi bro, padahal tempat ini bahaya.

27

Bayangin aja kalau jatuh ke atas batu-batu, modaaarrrr. Ya Semoga tempat ini bisa lebih di kelola sama pemerintah sekitar, AMIN, soalnya Indah banget pemandangan dari Bukit ini.

22

Gue sama Widya puas banget sama perjalanan seharian ini, dan penutup perjalanan kita adalah minum es kelapa dan makan nasi padang. YUMMY :D.

 

Bye Guys, tetap semangat dan jaga kesehatan 😀

Iklan

One comment on “Explore Sukabumi Situ Gunung, Curug Sawer, Karang Numpang :)

  1. Ping-balik: Explore Sukabumi, Curug Cibereum, Selabintana 06 Januari 2017 | Biru Pupus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s