AKU LUPA

Iya aku lupa dimana menaruh semangat menulis ku, dimana catatan indah 2015 ini akan berjalan indah. Setengah jalan tahun ini sudah banyak target yang dapat aku laju, dan bahagia, sedih, lalu terpuruk aku alami di tahun ini, Hey Audhina come on wake up. Jangan jangan karena kau dendam dengan Ramadhan ke 20, dimana Ayahmu pergi untuk selamanya? Aku akan mengangguk keras.

Memang benar, aku masih susah bangkit dari kesedihan, dari beberapa mimpi yang memang tak akan tergapai tanpa Ayah.

Aku lupa kapan terakhir kali aku melihat senyum Ayahku sendiri, ah apa mungkin ketika aku telat gajian, dan dia mengejekku. Mungkin itu terakhir kalinya canda tawaku dengan Ayah.

Sejenak kacau kemudian waras, ataupun sebaliknya. Hidupku tak normal lagi sepertinya. Hidup itu simple sebenarnya kan?, Cuma mungkin aku yang buatnya ribet dan membuatkan suatu alasan tiap kejadian itu terjadi, padahal mengalir saja seperti air, seperti kata orang. Kadang aku memang selalu takut menerjang arus, tapi perlahan saja akan aku cicil, biar aku sampai hulu dengan selamat dan sampai puncak dengan bangga, menulis terus Audhina!!!, bekerjalah untuk keabadian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s