Polusi Tanah

Gambar

Di hasilkan oleh 92 Kepala Keluarga Desa Babakan Jampang

Kota Sukabumi

Deskripsi Mengenai Gambar

            Saya akan mendeskripsikan lebih lanjut mengenai gambar yang saya ambil tersebut,Tugas mendorong saya untuk mencari-cari daerah sekitar rumah yang telah tercemar polusi,dan akhirnya saya menemui jurang penuh sampah,dahulu jurang tersebut masih bersih tanpa sampah sedikitpun,namun semakin berjalannya waktu jurang tersebut penuh oleh sampah rumah tangga.Mungkin ini adalah kebiasaan orang perkotaan,dan Desa Babakan Jampang tempat saya tinggal adalah daerah yang termasuk kedalam Kota Sukabumi.Warga Babakan Jampang RT01/RW10 khususnya,jurang dipinggir jalan tersebut adalah tempat mereka membuang sampah-sampah rumah tangga setiap harinya.Terdapat 92 Kepala Keluarga yang tinggal di Desa Babakan Jampang RT 01/RW10.bayangkan saja setiap Kepala Keluarga terdapat 3-6 anggota keluarga dan mereka menghasilkan sampah,warga membuang limbah rumah tangga tersebut kedalam jurang tersebut dan saya juga mengira pasti jurang tersebut akan benar-benar penuh oleh sampah nantinya.

            Jujur saja saat saya melakukan ekpedisi di tepi jurang tersebut,saya mencium aroma yang tidak sedap dan banyak lalat hinggap di antara sampah sampah tersebut,bau tersebut sangat menganggu apalagi bagi warga didalam rumah yang sangat dekat dengan jurang tersebut,beruntung rumah saya 10 meter jaraknya dari jurang tersebut.Setelah ekspedisi selesai,saya pulang kembali kerumah dan bertanya kepada ibu saya,ternyata ibu saya juga salah satu pihak yang langganan membuang sampah di jurang tersebut.Ibu saya bilang tidak ada TPA(Tempat Pembuangan Akhir) lagi selain di jurang tersebut.Di rumah tidak ada sampah sama sekali,namun di jurang tersebut sangat banyak sampah.Mungkin warga ada keinginan untuk mendaur ulang sampah-sampah tersebut namun jurang tersebut begitu dalam dan sangat sulit untuk memunguti sampah-sampah tersebut.lalu mengapa tidak memilah sampah sebelum dibuang?ibu saya saja sudah menyatakan malas,apalagi warga yang lainnya.Warga berpikir lama kelamaan sampah-sampah tersebut akan terpadatkan dan tidak akan mengakibatkan suatu hal yang buruk.saya bertanya lebih lanjut kepada ibu saya,setelah menelisik lebih dalam mengenai jurang tersebut,ternyata di ujung jurang tersebut terdapat saluran sungai yang mengalir,tentu saja lama-lama sungai itu akan tersumbat dan akan terjadi banjir,masih beruntung sekarang belum terjadi apa-apa,bagaimana jika hal tersebut terjadi mungkin warga Babakan Jampang akan terkena imbasnya,

            Sebenarnya Pemerintah Kota Sukabumi telah memfasilitasi truk pengangkut sampah yang nantinya mengangkut sampah-sampah ke TPA,namun sayangnya truk tersebut hanya beroperasi mengambil sampah di pinggiran jalan perkotaan,tidak untuk masuk kedalam Desa mengangkut sampah warga,tentu saja warga kebingungan untuk membuang sampah,dan akhirnya dimana ada lubang disitulah  tempat membuang sampah.

            Saya hanya bisa berharap Pemerintah memfasilitasi pos sampah(tempat sampah berukuran besar seperti rumah kecil) di bangun di Desa Babakan Jampang dan truk sampah masuk kedalam desa untuk mengangkuti limbah-limbah rumah tangga menuju TPA(Tempat Pembuangan Akhir) yang jauh dari pemukiman warga Kota Sukabumi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s