Mas Cool Bag 1

Readers,ini adalah Cerbung pertama yang ku gue buat,ini adalah bagian yang pertama,hari ini gue cuma baru posting yang bagian 1 dan 2,jadi tunggu saja yang selanjutnya,gue bakal terusin sampai Bagian 5 :D,do’akan saya #Semangat #Menyerah tidak akan.hehehe:D.Selamat menikmati.semoga kalian suka.

Mas Cool Bag 1

Koridor SMA Melati sangat ramai hari Selasa itu.Seluruh penghuninya keluar kelas dengan senangnya karena mendengar bel berbunyi.Tetapi tak lama menikmati kemerdekaan,begitu melihat langit yang meneteskan hujan mereka berkeluh kesah,saat itu cuaca begitu buruk.
Serentak semua siswa mengeluarkan jurusnya menghubungi sopir-sopir nya,beda dengan Melsya.Cewek penghuni SMA Melati ini cuek dan tidak begitu peduli dengan air hujan.

“Mel,loe kok nggak nelphone sopir loe sih?”Tanya Mona

“Harus ya?”ucap Melsya dengan sedikit tertawa

“hello!liat tuh ujan,kalau kulit kita kena air ujan nanti bisa rusak terus usaha gue sia-sia dong,terus……”belum sempat Mona menyelesaikan kata kata nya,Melsya memotong

“Terus!gue harus bilang WOW gitu,sambil gangnam style di atas gedung gitu?”ledek Melsya

Mona kesal dengan jawaban sekenanya Melsya.sementara Melsya malah begitu girang melihat sahabatnya cemberut
Sopir Mona telah tiba dihadapan nya,menjemput dengan sembari memegang payung warna pink.Mona senang akhirnya bisa pulang juga.
“Mel serius loe nggak mau ikut sama gue?”Mona mengajak Melsya untuk pulang dengannya

“nggak deh Mon,gue kan bawa scooter,masa Iya gue tinggalin di sekolah!”tolak Melsya dengan pintarnya

“yaudah deh!kalau gitu gue duluan ya Mel?”Mona menutup kaca mobilnya
“da-daaa Mona!”

Entah kenapa Melsya senang sekali menjahili Mona,Sahabat baik nya sedari SMP,aneh nya sih Mona nggak pernah memasalahkan kejahilaan Melsya.

“hahahahaha,dasar si Mona mau aja gue bo’ongin,hari ini gue kan nggak bawa scooter gue!”tawa nya mengikik dengan puas nya.

Melsya berlarian menuju Kantin yang sepi,menghiraukan tetesan air hujan yang begitu mengganggu.Dia lebih suka melewati jalan keluar SMA Melati dari kantin,menghindari Sopir nya yang sudah otomatis selalu menjemputnya di setiap harinya.maklum Melsya hanya ingin bebas satu hari saja dari genggaman orang tua nya walaupun agak sulit.Tujuan nya saat itu pergi ke arena game di sebuah Mall dan melepaskan sejenak kepenatannya sehari penuh tadi.saat Melsya akan melewati pagar dengan memperlambat aksinya dan mengendap.sesosok cowok begitu serius memperhatikan tingkah Melsya.Dia menepuk bahu Melsya

“heh!loe maling ya?”dengan sedikit heran bertanya
Dan itu membuat Melsya kaget

“ya bukanlah,liat dong seragam gue, gue orang sini!”Balas Melsya dengan serius.walau sedikitnya rasa risih mengganggu nya

“kalau loe bukan maling terus ngapain loe ngendap-ngendap gitu?”Tanya cowok itu dengan penasaran

“ah elo pengen tau aja Kepo amat sih,emang siapa sih loe?”Melsya bingung kenapa dia harus menjawab setiap pertanyaan cowok itu.

“haha,loe juga Kepo kali!yaudah sana pergi tuh sopir loe udah jemput loe tuh!”dia menasehati Melsya sambil menunjuk kearah Sopir Melsya yang datang menjemputnya

“HAH?So-so-pir gue!”dengan kaget nya Melsya melihat orang yang di tunjuk cowok itu.

“ih elo ya!gara-gara loe.AWAS loe nanti!”Melsya begitu marah karena usaha nya menghindari sopir nya gagal total.

Kalah cepat dengan seseorang itu memang menyebalkan,apalagi kalah dengan sopir sendiri
Dari aura gelap dengan cepat Melsya merubah auranya menjadi cerah di hadapan sopir nya

“eh bapak kemana aja,kenapa baru dateng,saya udah lama lho di sini nungguin jemputan bapak?”ucap Melsya dengan manisnya

“maaf non,bapak kejebak macet!”

“oooo gitu!” Melsya memakluminya,sambil menggerakkan matanya memutar
Melsya menengok kearah belakang,mencari cowok itu,yang ternyata sudah tidak berada di situ lagi.agak bingung Melsya menatap keseluruh penjuru Kantin mencari keberadaan cowok itu.Dan tidak menemukannya.

“non,mari kita pulang!”

“Iya pak!”sambil tersenyum pahit dia mengikuti Sopir nya menuju mobil nya lalu pulang dengan hati hampa karena rencananya gagal karena cowok tadi.

***

Pagi itu,berlarian Mona menghampiri Melsya yang tengah serius melamuni cowok cool yang Kepo kemarin,cowok yang menggagalkan rencana nya,Melsya sangat mengakui walau begitu menyebalkan tetapi dia begitu tampan dan sayang untuk di lewatkan.

“Wey!Awas loe kesambet!”Mona mengageti Melsya

“ah elo,ganggu aja deh!,ada apa sih Mon?”

“loe tau kan lagu No Other nya Super Junior?yang super ganteng ganteng itu !”Mona antusias membawa kabar gembira

“tau lah,lagu itu so sweet bangetkan!emang kenapa Mon?”Tanya Melsya penasaran

“eh bukan itu maksud gue.Gue mau kasi tau ke elo kalau gue baru aja di tembak sama cowok impian gue pakai lagu itu!”

“HAH?serius loe Mon?maksud loe si Jhonatan ?”
Mona mengangguk senang,Melsya terkejut mendengar kabar itu,pertanyaannya tak ada habisnya kepada Mona.Saat Mona ngomong sana sini Melsya malah memperhatikan cowok cool itu sedang bermain basket akhirnya Mona capek menjawab pertanyaan Melsya.

“ah udah capek gue,dari tadi gue jawab pertanyaan loe!”

“hehehe!”Melsya meringis melihat Mona kesal.

“eh ngomong-ngomong loe,gue perhatiin malah ngeliatin cowok itu
terus deh?hayo,loe suka ya sama cowok itu?”

“emang loe tau nama cowok itu?”dengan antusias Melsya menanyakannya pada Mona

“ya ampun jadi loe bener suka sama cowok itu,!mau tau banget atau mau tau aja?”Mona dengan asyik menggoda Melsya yang mulai memperlihatkan merah merona di wajahnya

“ah elo nggak asik ah!”

“ciee ngambek!sini gue ceritain tentang cowok itu!”

Mona dengan panjang lebar memberi tahu kan segala tentang cowok cool itu kepada Melsya.

Cowok itu namanya HaHans Hans,cowok Jawa keturunan Belanda yang begitu amat cool,apalagi di mata Melsya.Dia biasa dipanggil dengan sebutan Hans,simple dan bersahabat dengan siapa saja itu kelebihan dari sifat nya.Dia itu dulu waktu SMP sekolah di Bali,tapi karena kepindah tugasan ayah nya ke Jakarta membuat Hans dan keluarganya ikut pindah pula.Dia jago main basket,pernah ikut kejuaraan nasional.Bukan hanya bagus di luar dia juga bagus di dalam,kepintarannya membuatnya selalu meraih juara satu di kelasnya.
Melsya begitu serius memperhatikan ucapan demi ucapan Mona saat menceritakan kisah tentang Cowok pujaannya itu.

“wah!pantesan keren banget,keturunan Belanda pula!”Melsya terlihat senang melihat ke arah Hans,apakah rasa cinta selalu membuat orang bahagia?sepertinya iya.

“Hey!loe bener-bener kasmaran nih sama bule itu!”Mona bingung melihat sikap Melsya yang tidak biasa

“bukan Bule,Tapi Mas Cool!”sanggah Melsya membenarkan ucapan Mona

“hah?Mas Cool!apaan tuh?”Mona bingung dengan ucapan Melsya

“dia kan keturunan Jawa jadi gue kasih panggilan Mas aja terus dia kan cool abis,cocokan sama nama Mas Cool!”Melsya ngelamunkan sesosok Mas Cool di fikirannya

“loe mau deket sama dia?”Mona memberi pertanyaan bak angin segar untuk Melsya

“He’em!”sambil mengangguk senang Melsya memandangi Mona
Belum sempat Mona memberi saran pada Melsya agar bisa dekat dengan Mas Cool,Melsya samar-samar mendengar teriakan peringatan

“Awaaaasss!!”

Dia memalingkan wajahnya kearah sumber suara itu.dan di udara telah melayang bola basket yang tepat melambung kearah wajah Melsya.Terkenalah wajah cantiknya dengan lemparan bola basket itu.”BUGHH!”kerasnya lambungan bola itu membuat Melsya pingsan.
Saat sadar Mona berada di samping Melsya menjaganya sedari tadi di UKS.

“Mel,loe udah sadar?”Tanya Mona sambil tertawa geli
Melsya hanya menganggukkan kepalanya karena belum sadar sepenuhnya,Dia penasaran mengapa Mona tertawa geli.

“Mon loe kok bahagia kalau gue sakit?”

“aduh loe negative thinking deh!”ucap Mona menyangkal

“terus kenapa dong!”

“mau tau aja!”Mona tetap saja bersikap menyebalkan

Ternyata tanpa diketahui Melsya,bola basket yang melayang tepat di muka Melsya itu,adalah hasil ulah dari Hans,dan dia menggendong Melsya sampai UKS,sampai saking lamanya Melsya pingsan,dia khawatir pada Melsya.Karena harus belajar Hans meminta nomer handphone Melsya pada Mona.Dengan maksud menghubungi Melsya nanti untuk meminta maaf pada nya.dan sebenarnya tadi Mona tidak full menjaga Melsya di UKS,karena Mona juga harus belajar,Melsya di jaga oleh petugas UKS.
Saat itu Mona tidak bercerita apa-apa kepada Melsya tentang kejadian tadi pagi.Biar Melsya tahu dengan sendirinya nanti.

***

Malam-malam Melsya masih merasakan sakit di kepalanya,Ia mengambil kompres untuk meringankan sakit nya.tiba-tiba handphone nya berbunyi,ada panggilan masuk dari nomor yang tak di kenal.

“aduh siapa sih nih!nggak tau apa gue lagi sakit kepala!”kesal Melsya
Beberapa kali Melsya tolak panggilan itu,mungkin karena bosan di ganggu.akhirnya Melsya mengangkat panggilan itu

“Hallo!”

“Melsya?”ucap suara cowok itu

“iya!ini gue siapa sih nih?”Ujar Melsya dengan kesalnya

“ini gue Hans!”
Melsya kaget demi apapun itu membuat hatinya senang sekali

“Mau ngapain nelphone gue?”Melsya berlaga jutek,berusaha menutupi kekagetannya dan menutupi betapa senangnya hatinya.

“Gue mau minta maaf Mel!”ucap Hans dengan pelan tapi tegas,Hans begitu merasa bersalah membuat Melsya pingsan.

“Hah?minta maaf!”Melsya bingung mengapa Hans malah minta maaf kepadanya,dia kira Hans mau berkenalan dengannya.Dan sepertinya mereka tidak perlu berkenalan lagi

“Iya gue mau minta maaf!gini jadi gue itu yang tadi ngelempar bola basket yang kena muka loe!”pengakuan Hans sangat rinci tetapi suaranya malah makin lirih ketakutan

“Jadi elo yang buat gue pingsan dan bikin gue sakit kepala sekarang!”Setelah tahu maksud Hans menelphone nya Melsya malah marah kepada Hans

“aduh!Mel maafin gue ya,tadi itu gue nggak sengaja!yah maaf yah?”Permintaan maaf Hans dengan aksen ketakutannya membuat Melsya ingin tertawa.

“Mel jadi loe mau maafin gue nggak nih?”mohon Hans kembali

“iya lah gue maafin,asalkan loe mau jadi temen gue!”penawaran yang sederhana,begitu singkat dapat mengungkapkan keinginan Melsya.

“hah!itu doang,yaiyalah gue sanggup jadi temen loe!Hans menyanggupi ucapan Melsya

Melsya begitu senang Mas Cool yang dia ingin kan mulai dekat dengannya.entah bisakah Melsya menjadi lebih dari itu menjadi milik Hans,hanya waktu yang akan berjalan dan merubahnya.dan ini sudah menjadi permulaan yang bagus untuk Melsya.Cinta tak datang begitu saja!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s