Butterfly Bonza

Hallo semua ketemu lagi nih.gimana hari ini menyenangkan bukan?

hari ini gue mau posting CERPEN nih.cerpen ini mengisahkan tentang Persahabatan,kalian pasti punya sahabat bukan.apapun itu siapa pun dia.dia adalah yang selalu menyadarkanmu di dalam kehidupan ini.OK!tak usah berbasa basi lagi.silahkan membaca 😀

 

Butterfly Bonza

            “Apa” adalah kata yang tepat bagi seseorang yang ingin mengetahui sesuatu.lalu apakah keingin tahuan itu selalu berlebihan?entah lah hanya diri kita yang mengetahuinya.Lipat lah keingin tahuan yang menjurus kearah yang salah.Lalu teruskanlah keingin tahuan yang amat hebat dan benar.

“Sha aku lagi bingung nih!”ucap Mika kepadaku

“Bingung kenapa sih cuy?”Balasku yang sekarang terlihat sedang sangat sibuk mengerjakan PR(Pekerjaan Rumah) yang harusnya di kerjakan di Rumah bukan di sekolah dan sekarang menjadi PS(Pekerjaan Sekolah).

“Besok itu hari Selasa kan?,dan harusnya sekarang itu hari Senin?”Dia sepertinya memang benar-benar bingung.

“Apaan sih maksudnya?aku lagi pusing nih ngerjain PR B.Indonesia!”aku geram karena Mika malah mengganggu ku,sudah jelas sekali aku sedang kebingungan merangkai kata-kata untuk Puisi yang harusnya sudah selesai tadi malam tetapi gara-gara kecapaian mengerjakan PR Matematika terlebih dahulu aku tertidur pulas.

“Jangan gitu dong Sha,ini aku mau ngasih tahu ke kamu!”Mika nampak takut bila aku marah.

“udah bawa aja tuh tahu nya,tadi pagi aku udah sarapan sama tahu kok,udah sana!”tanpa melirik sedikitpun kearah Mika.

“bukan tahu,tapi aku mau ngasih tahu,kalau sekarang itu hari Senin,Jadwal hari Senin tuh ya,aku kasih lihat,B.Inggris,PKn,sama Kimia!”Mika Nampak santai menjelaskan itu kepadaku.

“Ah ya ampun,ya ampun.jadi….jadi…..aku salah jadwal dong.hueeeeee.”Panik seketika,dan sebentar lagi bel akan berbunyi.

“kamu kenapa nggak ngasih tahu lebih awal sih Mik?”aku marah-marah kepada Mika,padahal yang salah kan aku sendiri.

“kan tadi aku mau ngasih tahu lebih awal,tapi kamu malah ngusir aku,hoh!”Mika otomantis meledekku.aduh bagaimana dengan nasib ku hari ini.

            Bagaimana ini,nasib ku akan sangat kacau hari ini.akan ada badai apa ya hari ini.aku mengingat-ingat apa yang harunya di kerjakan hari ini.

“Mik,kamu udah bikin PR B.Inggris belum?”ucapku yang sekarang menyerah benar-benar menyerah.

“udah dong,terus sekarang kamu mau ngapain kalau udah kayak gini.”Mika amat memperdulikan aku rupanya.

“ya gimana lagi kalau kayak gini,aku mau beli buku tulis baru untuk menulis semua pelajaran hari ini.begitu pulang nanti aku salin deh!”Aku nampaknya sudah menemukan solusi hari ini,semoga hanya hujan saja jangan ada badai yang mengiringi hariku ini.

Setelah membeli buku tulis,langkah selanjutnya mengerjakan PR B.Inggris.dengan agak nyontek PR nya si Mika.hehe

Semua pelajaran akan ku tulis di satu buku tulis ini,dan semoga saja gurunya berbaik hati padaku.

Tepat pukul 13.00 bel berbunyi,saatnya pulang,ada dewa penyelamat yang selalu menyelamatkan aku,dia selalu saja memberi ku solusi.bukan Mika dia itu Perempuan.Kalau dewa berarti Laki-Laki.

Bersyukur sekali ada dia.aku suka sekali dengannya.

Saatnya mengeluarkan motor kesayangan ku dari tempat parkir,dan lagi-lagi Mika menggangguku.

“Cieee yang tadi di kelas diskusi pasangannya sama Samudra Atlantik.”Mika mengeluarkan jurus jahilnya lagi.

“heh!namanya Samudra doang tau!”Aku tersipu malu sambil agak bosan,susah sekali mengeluarkan motor ku.

“iya deh iya,Samudra doang!”ucap Mika dengan ringan.

“ah udah deh terserah kamu.bantuin aku kek,jangan cuma berdiri di situ.”aku agaknya sedang sensitive hari ini.maafkan aku Mika sedari tadi dia yang selalu kena omelanku.aku memang Sahabat yang Kejam.

“iya bawel.”Mika sangat sabar menghadapi ku yang uring-uringan kala itu.

“kamu nggak pulang bareng sama Randy kan hari ini?”Randy adalah pacarnya Mika.walaupun memang sedikit lemot namun yang paling jago soal pacaran ya si Mika di antara aku dan dia ya.

“iya hari ini dia sibuk ada janji katanya mau main futsal.tadinya sih mau ngikut tapi aku pengen pulang sekolah sama kamu.!”ucap Mika yang berusaha meminta tumpangan kepadaku.

“hmmm,jadi kamu mau numpang sama aku,bagus banget tuh.”dalam hati ku aku senang bisa pulang bareng sama Mika.semenjak dia punya pacar,dia lebih sering menghabiskan waktu bareng dengan pacarnya.

“boleh kan.pasti boleh dong?”

“iya masa sih aku tega ninggalin kamu di tempat parkiran ini,nanti nanti malah jadi tukang parkir .”aku ada rencana seru dengan Mika

“OK!kalau gitu kita ke tempat biasa.”Mika semangat sekali

“OK deh!”

Setelah susah payah sambil mengobrol dengan Mika megeluarkan motor dari tempat parkiran yang amat sempit akhirnya aku dan Mika bisa segera meluncur ke toko buku langganan kita.biasanya kita baca-baca aja di sana,dan menghindari petugas yang sering judes dengan pelanggan semacam kita,yang membaca tanpa membeli.

“Sha sini deh.ke sini cepat.”ada hal yang ingin di tunjukan oleh Mika kepada ku.

Aku pun segera menyimpan buku yang sedang ku baca.

“ada apa?”aku Nampak penasaran dengan yang ingin di tunjukan oleh Mika.

“ada Samudra.”Mika mengecilkan suara sambil menunjuk kearah Samudra yang saat itu sedang sibuk mencari buku.

Aku terpaku seperti pohon beringin yang kuat.tanpa berkedip melihat Samudra di sana sedang mencari buku.

“Sasha…pssstttt…Sha?”Mika memanggilku dan dia sudah bersembunyi sambil berjongkok.Samudra ternyata melihat kearah kita.

Wajahku merah merona seperti tomat yang sudah terlalu matang.aku malu tak sempat bersembunyi.Samudra bingung dengan ku mungkin karena cewek aneh sepertiku memperhatikannya terus.untung saja dia belum tahu betul apa yang aku rasakan terhadapnya,dan biarkan saja perasaan ini aku yang memendamnya.

“hay.Sasha hey!”Samudra menyapaku dengan keramahannya seperti biasanya aku meleleh dengan senyumannya

Aku bingung harus bagaimana aku kaget,Samudra malah menyapaku,

“Mika…Mik..gimana nih Samudra manggil aku.”Aku bingung lalu lantas saja aku membalas sapa hangat itu.

Tak jauh ku lihat di sana Samudra tidak sendirian.aku dengan amat tidak dewasa diam saja di sana dan Mika mulai keram kaki.akhirnya Mika berdiri dan menampakkan diri.

“eh ada Mika juga ya!”Samudra mulai mendekat kearah kita

Samudra menarik tangan seseorang yang sedari tadi di sampingnya menemani di toko buku itu.seorang cewek cantik dan berparas polos dan ramah.Siapakah dia?Apa dia pacarnya?kalau iya ambil nyawaku sekarang Tuhan.

Samudra sudah di depan kita sekarang.

 “Kalian udah dari tadi di sini?”Samudra bertanya dengan semangat.

“Iya.aku sama Sasha udah dari tadi.kalau kamu sama siapa tuh Sam?”Tanya Mika Sambil agak nyengir karena ingin tahu dan aku berusaha menyimpan benar-benar rasa suka ku terhadapnya.

“Oiya kenalin,ini pacar gue!”Samudra mengambil tangan cewek itu

“ouh ini pacar kamu,cantik banget ya.hehe”Mika sumringah menanggapi nya

“Kenalin ini Mika dan itu Sasha,mereka berdua temen sekelas ku.Sha…Mik ini pacarku namanya Moza”Samudra semangat sekali mengenalkan Moza pacarnya kepada kami berdua dan seketika itu hatiku benar-benar hancur.Mika tolong aku.

“Lain kali kita ngobrol lagi ya Sam..ya Moz.kita mau lanjut mau ke Mall.dadada!”Mika menarik tangan ku yang saat itu benar benar seperti dikhianati dan terpojok disana.terimakasih Mika.

Tangan ku dingin sekali dan hampir keram.

“Mik..gimana nih aku…akuu..!”aku ingin menangis.tapi harus ku tahan

“udah nggak papa Sha,nangis aja.biar lega.biar aku yang bawa motornya.kita ke rumahku dulu ya.Maafin aku ya Sha,aku salah ngajak kamu ke toko buku.”Mika sangat peka terhadap perasaan ku saat ini.

***

Hari ini terasa  semakin berat.Kacau dia sudah punya pacar,aku merasa malu bila harus berhadapan dengannya.untung saja aku menyembunyikan rasa suka ku ini.sekarang tugas besarku adalah melupakan kejadian di toko buku itu.belajar Move On tanpa pacaran terlebih dahulu.Berbeda memang sangat berbeda.Terimakasih untuk Mika yang membuatku menjadi lebih tenang.dia menyadarkan ku “Sha tenang aja,Samudra kan belum tau perasaan kamu yang sebenarnya!”,

Tak seperti biasanya,setelah memarkir kan motor aku biasanya langsung menuju ke ruang kelas karena semangat menatapinya,namun sekarang kebiasaanku akan ku ubah.kebiasaanku sekarang menunggu Mika datang.dan diam di gerbang.

“Mikaaaaa!”aku senang bila melihat dia sudah menampakan diri.

“hey cuy.gimana udah baikan ?”seperti mamahku saja dia,mengkhawatirkan keadaanku.

“ya gitu deh.”aku berusaha menyemangatkan diriku.

“nanti kita ke Mall yuk.biar kamu bisa ceria lagi.”Ajak Mika

“oke deh.ide bagus tuh.”Aku bersyukur sekarang telah mengetahui bahwa Samudra sudah memiliki sesorang yang lebih baik dari ku.

Semoga saja aku bisa melupakan Dia,dan aku juga berharap semua itu jangan terulang kembali di kehidupanku.dan nanti akan membuatku Tegar tak terpuruk lagi

***

Hari demi hari akhirnya satu bulan terlewati,selewatnya aku telah melupakan semua itu dan merubah perasaanku terhadapnya kembali lagi menjadi perasaan awalku dahulu kepadanya seperti halnya perasaan sayang kepada sahabat.

“Sha,gue mau curhat nih!”ucap Samudra kepada ku

“curhat apa Sam.gue gini gini juga jago ngasih solusi.”aku sekarang tak seperti dulu.Sam menganggapku seorang Sahabat yang bawel.

“Moza besok ulang tahun nih,gue mau tanya cewek suka di kasih hadiah apa sama cowok?”Sam amat semangat

“kalau aku sih suka di kasih perhatian,kalau barang sih mau boneka tapi cara ngasihnya pakai kejutan.jadi WOW gitu.”aku senang sekali bisa berbagi dengan Sam.

“Oh gitu,tapi kejutannya kayak gimana bikin nya,Sha?”tanya Sam penasaran

“kamu tanya Mika aja nanti,soalnya dia kan jago soal yang kayak gitu.”

Mika akhirnya datang juga.untung Bel belum berdering,tumben sekali dia telat.”Anak SMA Merah Putih nggak boleh telat”,itu sih slogan Mika,tapi kali ini dia telat.

“lagi pada ngapain nih.” Tanya Mika masih ngos ngosan

“kamu kenapa Mik?”tanya Samudra pada Mika

“aku tadi nggak di jemput sama Randy,katanya dia sakit,dirumah udah nggak ada siapa-siapa,terpaksa aku harus ngejar bajaj.”

“kenapa ngejar bajaj?”aku heran bukannya Bajaj itu yang ngejar penumpang.

“Sopir Bajaj nya agak budeg  jadi aku yang harus ngejar Bajaj bukan bajaj yang ngejar penumpang cantik kayak aku.hehe.”Mika semakin mengacau saja

Aku,Mika dan Samudra tertawa puas oleh ke konyolan Mika.biarlah tetap seperti ini.

Terima Kasih Butterfly Bonza membantuku terbang meninggalkan perasaan suka ku terhadap Samudra.bila nanti aku harus kembali suka lagi pada Samudra tolong aku untuk menyembunyikan perasaan ku lagi.Butterfly Bonza simpan lah semua rahasia ku.Terimakasih Mika.

-Selesai-

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s