Bukan Jomblo Abadi

Bukan Jomblo Abadi

Oleh    : Audhina Novia Silfi

Semak berduri sampai kapanpun tak bisa menjadi Lili yang cantik.Di hari yang kelabu ini karena daerah rumahku tinggal sangat sering berkabut setiap paginya,aku berselimut kain hangat sambil berselancar di dunia maya,tepat di depan laptop kesayangan ku,aku sambungkan modem yang seringkali ku pakai untuk menengok website kesayangan ku yap allkpop.com salah satu website K-POP yang rutin kusinggahi,aku begitu mengidam-idam kan sosok yang memiliki wajah tampan para bintang negeri ginseng,Salah aku sangat terlalu memimpikan mereka yang jauh di sana,hingga saat ini aku belum mempunyai pacar,O tuhan aku pengen Pacaran!,terlalu lama memikirkan yang tak bisa ku gapai sampai-sampai orang yang benar-benar mencintaiku ku abaikan begitu saja.Moni,Jhonatan,dan Alke tak begitu mempermasalahkan bahwa salah satu sahabatnya belum juga punya pacar.tapi beberapa kali aku malah sering di comblangin sama teman cowok dari mereka,tapi sory aku kurang pas sama mereka,aduh!aku terlalu punya banyak kriteria cowok yang akan menjadi pacarku,aku pengen cowok yang tampan,seperti Siwon salah satu personil Boy Band Super Junior yang begitu tampan itu,ouh sepertinya tidak ada untukku,aku hanya semak berduri yang terlalu mengganggu untuk mereka,haha!

Minggu pagi ini aku akan putari Supermall dipusat kota bersama tiga teman ku,dan Kami seringkali di sebut gank Empat Semak Berduri,aku risih dengan sebutan itu,salah kami juga sih,karena kami sering mengganggu teman teman kami di sekolah.J-A-I-L

“Kita ke foodcourt aja yuk!”ajakku sambil kerepotan membawa laptop kesayangan ku yang akan kami pakai mengerjakan tugas sekolah sambil bersantai di sana

“Oke siap!”jawab Jhonatan bersemangat sambil sibuk menghubungi pacarnya untuk gabung hangout bersama kami,Alke dan Moni juga begitu,hum!hanya aku yang akan merasa kesepian,hiks!

“wuih!pinter juga kamu pilih tempat.”sambung Alke melihat foodcourt dengan fasilitas Free Hotspot.

“iya!hebat ni jomblo yang satu ini,ada Wi-Fi nya!”Moni meledekku,dan itu biasa untukku

“ah!kamu jangan sebut jomblo melulu dong!”aku tertawa melihat mereka yang ternyata tidak tau tempat bagus dimana mereka tinggal lama.

“iya,iya Bella cantikku!”sahut Moni sambil mencubit pipiku

Oke di sini lah aku sibuk sendiri sambil mengunyah makanan ku.Hanya aku yang bisa mengerjakan tugas kelompok ini,karena mereka bertiga sibuk dengan pasangan mereka masing-masing,tak masalah untuk ku,

“St..st..st Bella!”Alke memberi kode untukku lihatlah cowok tampan itu,aku terlalu kaget untuk ini.teman dari Alfian pacar Alke datang bergabung dengan gerombolan kami,tapi maksud Alke apa ya.uh!Dodol.

“Farel!”tangan nya mengulur ke hadapanku mengajak berkenalan.tentu harus ku sambut sambil tersenyum dan pipi ku merona.

“Anabella!”ucapku sambil tersipu,Oh My God!mirip seperti artis korea.ini idamanku.

“gimana ganteng nggak?”tukas Alke sambil menggoda kami yang terlalu lama bersalaman,lantas kami reflex melepas genggaman tangan kami,lalu Farel lanjut bersalaman dengan yang lainnya.

Sambil tersenyum pada Alke aku malu.aku di comblangin lagi,tapi aku mau yang satu ini,Oh sahabatku kalian ternyata mengerti aku.Mereka bertiga sedikit tertawa melihat muka konyol ku saat jatuh cinta untuk pertama kalinya.Farel duduk di hadapanku,aku hanya bisa menatap layar laptop saja karena aku salah tingkah.sedari tadi dia malah asyik ngobrol dengan Alfian mungkin dia bingung mau ngomong apa sama aku.

“Bella!kamu suka ya sama K-POP?”

Hah!dia ngomong sama aku,aku cepat menjawabnya

“iya!kok kamu tau?”jawab ku sumringah sambil tersenyum-senyum

“tentu tau,itu di depan kamu banyak buktinya,ini gantungan handphone,majalah K-POP,dan tas kamu!”Farel seperti cowok yang baik yang sekarang menjadi impianku.

Dia menunjuk barang barang di depan ku,

“iya aku suka banget sama K-POP,gimana sama kamu?”

Aku ternyata bisa berbicara dengan cowok selain Jhon sahabatku,Senangnya.dan perlu kalian tau aku ini cewek normal lho.jangan berfikir seperti sahabat-sahabat ku yang meledeki ku,bahwa aku tidak normal ya.

            “aku sukaaaa…kamu!”Farel menggoda dengan jawaban itu,humoris sekali dia,tapi aku cukup tersipu malu dengan jawaban gombal itu.

            “aku suka K-POP juga lho,aku lebih suka para rapper-nya!”

Aku kaget ternyata dia juga suka apa yang aku sukai,sungguh kebetulan sekali.jarang ada cowok yang suka K-POP,walau tidak terlalu begitu suka sekali,ya tapi tak apa itu sudah perawalan yang bagus.

Aku di tatap olehnya sepanjang aku mengerjakan tugas,dan itu membuatku semakin salah tingkah.

            “Yey!Tugas sudah selesai Empat Semak Berduri ku sayang!”teriakku bahagia

“Horeee beres juga!eh tapi nama kita ada kan di tugas itu,ya walau kita ikut bantu do’a doang!”ucap Jhon yang khawatir nama nya tak tercantum pada tugas kelompok ini.

“tenang aja kalian kan udah bantu do’a,nama kalian otomatis ada dong!”

Kami tertawa bersama-sama

Aku lega tugas sudah dapat terselesaikan,saat nya kita berpisah untuk kembali pulang ke rumah.aku beranjak dari bangku ku.

“Akuu pulang dulu ya!”aku hanya ingin pulang saja.um tapi Alke menggoda ku

“eh mau kemana?”sambil mencegahku memegangi tanganku.lantas aku hanya diam berdiri saja.

“Farel kamu jadikan mau nganterin Bella sampai rumah?”Tanya Alke pada Farel yang saat itu malah menatapku.

            Farel mengangguk mantap lalu berdiri dan menarik tanganku menjauh dari mereka disana.aku melambaikan tangan ku sambil menyamakan langkah cepat Farel yang menarik tanganku.Hati ku bahagiaaaa sekali!

Dalam mobilnya,aku hanya bergeming tanpa kata terlontar dari mulut ku,

            “Oya aku lupa,rumah kamu di mana!”Tanya Farel sambil sedikit melempar tatapan padaku karena ke fokusan nya terbagi dua

            “Oh iya ya,kamu ikuti petunjuk aku saja!”

Kami sambil membicarakan musik K-POP,aku nyaman dekat dengannya,walau baru saja bertemu sepertinya rasa ini kuperuntukkan Just for you.eits tapi nggak segampang itu.aku harus mengenalinya lebih jauh lagi.

Akhirnya sampai juga di rumah kesayanganku.aku turun dari mobilnya,dan mengucap terimakasih padanya.Mobil Farel berlanjut pergi dari hadapanku.tadi senyuman hangat yang Farel ciptakan membuatku meleleh.

Di dalam kamar aku menatapi langit-langit kamarku,sambil berangan,bukan sekedar berangan tapi berangan tentang nya.Begini ternyata rasa jatuh cinta berjuta rasanya.

***

            Senangnya bisa bermimpi indah bersamanya.Setiap paginya walau kabut berselimut tebal dan begitu sunyi,terdengar di gendang telingaku suara apa itu,suara clackson dari luar sunyi terpecah dan gembira hati ini melihat dari balkon kamar adalah sosok lelaki idamanku yap Farel.Setiap paginya Ia akan mengantar jemput ku.Terimakasih Cinta!

Hariku sekarang bagai tak ada ruang kosong lagi yang begitu hampa.dan setiap hariku selalu di hiasi oleh nya.

            Sepulang sekolah menemaninya ke toko buku,lalu makan di restoran sambil mengerjakan tugas-tugas ku,Dia adalah sosok penyemangat ku.Rasanya bagai terbang bersama Bidadara kahyangan.

***

Saat ini aku sedang asyik melamun sambil mendengarkan lagu favorit kami,Christina  Perri_A Thousand Years.lamunku melanglang buana memimpikan agar kita bertemu selalu di tempat yang indah dan tempat itu bukan disebut mimpi.

Tak disangka Alke dan Moni menghampiriku dengan tiba-tiba dan seperti biasa,mereka berusaha mengisengiku.

“Hey!awas kesambet!”kaget Moni sambil memegang kedua bahu ku.dan aku terperenjat kaget

“ah kalian!”aku kesal karena lamunan indahku di datangi oleh sosok makhluk lelembut.eh!ngaco

“jangan marah-marah nanti cepet tua lho!”

Alke dan Moni berusaha membuatku tersenyum.dan hari ini satu kalimat dari Alke menyadarkanku.

“Kamuuu udah jadian ya sama Farel?”

Oiya aku ternyata belum resmi bisa disebut pacaran dengan Farel.

“belum!”sambil menggeleng aku kebingungan.

“terus kapan dia mau nembak kamu?”Moni penasaran dengan itu sudah lama kami menjadi dekat seperti sekarang tapi belum ada hubungan yang jelas mengikat kami.

“nggak tau,memangnya harus di tembak dulu ya?”aku bertanya dengan kepolosanku kepada mereka sahabatku.

Mereka seketika tertawa lepas terbahak-bahak dan aku hanya bisa memasang wajah pasrah saja.

Jhonatan yang biasa membawa semangkuk Bakso akhirnya datang dan bergabung,tapi tak seperti biasa wajahnya musam tak ada semangat sama sekali.

“Kamu kenapa Jhon?”aku melupakan kesalku dan beralih khawatir pada apa yang terjadi dengan Jhon,dia sahabatku dan kami Empat Semak Berduri akan saling membantu.

“lagi-lagi aku berantem dengan pacarku,seperti anak kecil saja dia!”

Namanya juga orang pacaran,masalah kecil selalu di besar-besarkan,semua wanitakan ingin di perhatikan Jhon.

Alke dan Moni pakar cinta mengatakan bahwa

“Karena wanita ingin di mengerti!”itu judul lagu Ada Band_Karena Wanita Ingin di Mengerti.
“terus aku harus gimana lagi sama dia?”Tanya Jhon dalam kepusingannya

“kasih bunga aja,atau coklat mungkin!”

Aku dengan sok tau ku memberi solusi yang asal untuk Jhon.

“oiya ya cemerlang!aku coba deh!”Jhon kembali sumringah untuk menghabiskan semangkuk Bakso yang mulai dingin,dan kami menggeleng kepala,Cowok kalau ada makanan apapun bisa dilahap habis olehnya,sampai-sampai makanan kami pun di samber juga,maklum melepas stress dia harus makan sepuasnya.

***

Saat nya bertemu kembali dengannya sepulang sekolah ini.Setelah Alke berkata seperti itu,Rasa kurang nyaman membuatku terdorong untuk bertanya padanya.ah!tapi kubatalkan Tanya di hatiku ini biar hubungan ini mengalir apa adanya.

Saat tiba di rumah aku tersenyum padanya lalu turun dari mobilnya.tak seperti biasa Farel ucapkan kalimat manis untukku

“Jaga dirimu ya sayang?”

Sayang?dia panggil aku dengan Sayang,mataku berbinar sekejap senyumku sepertinya semakin lebar saja.lalu aku harus jawab apa,aku bukan tipe romantis.aku jawab sekiranya sajalah.

“iya!”sambil mengangguk mantap.

Dia membalas senyum berbeda dari biasa,dia ciptakan senyuman yang membuatku melayang sebelum dia jalankan mobil berlalu dari hadapanku.Ternyata dia adalah sorang yang romantis,dan itu membuatku semakin sayang padanya.

***

Minggu pagi tak seperti biasa Farel tak nampak di depan rumahku mengajak lari pagi bersamanya.Heran aku berfikir negative terlalu jauh,sadar aku harus kendalikan fikiranku.kata mungkin paling sering ku ucapkan sekarang.Mungkin dia sedang sibuk,mungkin tak sampai sempat memegang ponsel untuk menghubungiku.sadar aku bukan siapa-siapanya,dan aku berharap memilikinya.

Seperti badai yang tersapu angin,akhirnya badai itu berlalu,sepusuk surat ku terima dari pak pos yang datangi rumahku.ku buka surat itu lalu ku baca dengan hati-hati.

Dear Anabella,

Bella sayang!

Pertama aku mau minta maaf tentang selama ini,aku sering bersikap diam dihadapanmu,seperti kamu tau itu aku yang sebenarnya,dan aku tak mau membohongi mu.Kedua aku juga ingin minta maaf jika aku terlalu tiba-tiba mengirimimu surat dari Yogyakarta,maaf aku tidak mengabarimu aku terlalu terburu-buru,kamu ingatkan sepulang sekolah kemarin,aku tiba dirumah dan di beri kabar bahwa Kakek ku meninggal,sampai tak sempat mengabarimu,keluarga ku sudah menyiapkan barang ku dan kami segera terbang menuju Yogyakarta.ponsel ku tak sempat ku bawa.dan aku menulis surat ini sesampainya di Yogyakarta.

Untuk yang terakhir yang ingin aku sampaikan dalam surat ini,kamu tau kan jika aku mencintaimu lebih dari apapun itu?mungkin kamu selama ini bingung mengapa seorang lelaki yang lama mencintaimu tak juga mengungkapkan rasa cintanya untukmu,ingatkan yang namanya pacaran pasti ada putusnya dan aku tak inginkan itu terjadi pada kau dan aku,aku untuk mu,dan kau untukku kita akan saling memiliki.biarlah kita seperti ini jalani penuh rasa sayang.alasan terakhir aku menyayangi mu aku mencintaimu tanpa batas rasa.

I LOVE YOU!

Peluk sayang

Farel.

Lega perasaan ini,aku beruntung memilikimu Farel,Akhirnya Jomblo Abadi bukan lagi Jomblo,dan kutukan itu sirna,aku memiliki lelaki idamanku.dan aku bahagia bisa mencintaimu Farel.

 

-Selesai-Gambar

Iklan
By audhina Posted in Cerpen

Aku Tak Memilihmu

Yuk Baca Cerpen Ku ini Dengan Resapan Hati yang Paling dalam:D!

Aku tak Memilihmu

Oleh    : Audhina Novia Silfi

Awan sore itu terlihat siap untuk menutup cerita hidupku hari ini,begitu tak nyaman seperti biasanya.kabut itu selalu ada di relung hati ku.

“Apa yang harus ku katakan padanya?”Batinku mengiang

Ah sudahlah yang penting sekarang aku harus segera menyelesaikan tugas ini dulu.Pikiranku sedari tadi tak kunjung  tenang.selang lama aku kembali dengan pertanyaan yang harus aku jawab sendiri,namun tak kunjung terjawab.

Ku sempatkan di sela waktu itu melirik jam dinding di kamar ku.Pukul 20.00

“ya ampun !aku lupa?”

Ku ambil sweater di lemari dan ku pakai dengan tergesa-gesa lalu keluar menuju taman dekat rumah dengan mengendap.suasananya begitu sunyi.aku menunggu nya lama sekali.Tak lama sunyi ku dengar langkah kaki yang begitu terap mendekatiku.

“kamu udah lama di sini?”ucapnya yang keluar dari kegelapan

“i…iya!”sedikit gugup ku tanggapi ucapannya sambil ku tundukkan wajahku

“maaf ya?”

Dia lalu menempati bangku taman yang kosong namun jauh dari ku,rasa ku begitu kalut saat itu,saatnya aku harus berkata-kata dan mengungkapkan bahwa

“akuuu!”belum sempat aku meneruskan perkataanku dia memenggalnya

“aku juga tau maksud kamu,maaf kan aku yang justru menyusahkanmu!”dia justru seperti paranormal yang menyergap tau dari aura ku entahlah saat itu dia seperti itu di fikiranku.

“bukankah cinta tak harus memiliki!tapi tolong jangan salah kan aku jika suatu saat nanti aku menghantui mu kembali?”

Senyumku terbit di wajah ku.

***

Mentari pagi siap memberikan kehangatan yang begitu indah hari itu.seperti biasa hari senin yang membuatku malas datang kembali ke sekolah.aku berjalan dengan mata tertutup seperti biasa aku melakukan hal itu agar aku ingat denganya.

“Hey Cinta?”Sapa sobatku yang muncul dari dinginnya kabut hatiku

“Hey!”aku kaget lalu membuka mata

Aku yang selalu menyimpan rapat rapat perasaanku yang tak boleh aku ceritakan pada siapapun juga termasuk Ana.Padahal tak perlu menghindari Ana.

Langkahku cepat sampai di sekolah dan tenang duduk di bangku milikku.Setelah sampai di ruang kelas aku berfikir keras sejenak di temani suara jangkrik yang seperti meledekku.aku hanya satu langkah masuk lalu tertegun kemudian berpaling dari pintu menatap arah luar.

Ana meneriaki ku

“Cinta….cinta….cinta…!”

Dengan pandangan kosong aku menyambut Ana.Anak sejenak tadi membungkuk sambil mengatur nafasnya.dengan rasa heran Ana bertanya padaku.

“Kamu kenapa sekolah hari ini?”

Aku malu setengah mati,menggeleng kepala saja.menyadari bahwa aku terlalu rajin.hari ini

“hari ini libur Cinta,kenapa kamu ke sekolah?”Ana bertanya sambil menahan tawanya.

Aku tertawa dengan ke konyolan yang aku buwat.Kami tertawa bersama saat itu.

Ana mengajakku ke suatu tempat ada danau di sana aku tak tau tempat apa itu.

Um!aku paham maksud Ana.dia mau ditemaniku untuk menemui pacarnya.Ana menyambut Laki-laki pilihannya itu dengan senyum ceria.Dia megajak nya untuk berkenalan denganku.OH Tuhan Apa salah aku memiliki rasa terlarang ini kepada pasangan milik sahabatku?

“Tio!”

Aku tahu namamu,tapi kenapa kamu harus menjadi milik sahabatku.senyumku sekejap lenyap dan bagai badai yang datang begitu saja dengan petir.tapi aku tak mau mengecewakan Ana,aku harus menjaga perasaannya!aku melihat tatapannya seakan perasaan nya untuk ku,ah!tak mungkin aku hanya GR.

Berusaha pergi dari mereka,akhirnya aku bisa punyai alasan untuk itu.Matanya  terus menatapku,Aku takut Ana melihatnya!

“aku pulang dulu ya Na?”

“lho kok gitu!o iya kamu hari ini Les piano kan?”

“Iya…itu kamu tau!”

Oh tuhan terimakasih.

Aku berjalan memutari taman Perumahanku sambil mengingat bahwa baru saja minggu lalu aku senang.Punyai harapan untuk memiliki nya karena bisa bersamanya di tempat Les Piano ku seharian penuh,Ya dia teman Les ku.Ku pikir dia untukku.Egois sekali !

***

Sampai Siang itu aku hanya bisa diam saja duduk di ayunan,tak berharap apa-apa hanya ingin Dia saja.Angan ku yang melambung tinggi terhenyah oleh Pesan singkat yang masuk di ponsel ku

Dari Ana

Cinta!kamu sepertinya bosan saat aku ajak bertemu dengan pacar ku tadi?maafin Ana ya?

Pesan itu aku abaikan,hatiku masih begitu kacau,aku pun jadi malas untuk les piano di tempat itu.Aku masih kesal bukankah Tio mengetahui jika aku punya harapan tuk miliki dia.

Pulang kerumah dengan lunglai,langsung.Ku lempar tas kesembarang tempat,ku jatuhkan badanku di tempat tidur.Ternyata begini rasa patah hati.

Ku harus lupakan Tio!itu sepertinyayang terbaik untuk ku.Aku harus pilih itu bukan untuk baik untukku saja.

Berusaha untuk melepas sedikit penat ku hari ini,dan kacaunya hatiku.aku ingin menghibur diriku sendiri,ku buka akun facebook ku lalu terlihat di sana satu pesan masuk.

Dari….

“hah!Tio?”

Kaget!padahal bukan kali ini saja dia mengirim pesan facebook entah aku pun tak tau mengapa rasa nya berbeda saat membuka pesan dari nya.

Cinta ternyata kamu teman baiknya Ana,suatu kejutan tadi pagi!dan maafkan aku ?

Kata demi kata yang Ia kirim,ku baca dan ku maknai,tapi belum mengerti apa maksud pesan itu,mengapa Dia harus minta maaf kepada ku?

Aku putuskan untuk menjauhimu,demi Ana!maafkan aku juga Tio walau ku tak tahu apa maksudmu.

***

Aku malas untuk pergi les piano hari ini,berusaha sepolos mungkin untuk menghindarinya.itu usaha ku saat ini,terdengar konyol untuk anak SMA,

Sepertinya Ana khawatir dengan keadaanku.Pesan Singkat ku terima

Cinta!kamu nggak papa kan?

Sepertinya aku tak perlu menghindari Ana dia kan sobatku,dan aku akan menjaga nya sampai nanti termasuk menjaga perasaannya.yang ku tau dia nggak tau apa-apa.

Aku nggak papa Ana,aku hanya ingin istirahat di rumah saja!jangan khawatirkan aku :)!

Jangan khawatirkan aku Ana karena aku tak pantas untuk di khawatirkan,aku janji akan menjaga mu Ana,apapun itu!.

Aku iseng membuka facebook ku lagi.Waduh ada pesan lagi dari Tio,

Cinta aku mohon untuk datang ke tempat les piano kita,kita les bersama disana,untuk terakhir kalinya!

Aku semakin bingung dengan apa yang sebenarnya ingin Tio sampaikan untuk ku.karena keingin tahuan,aku langgar janji ku.akan kutemui dia.

Rasa nya jantung ku berdebar,aku berusaha mengabaikan perasaan itu.

Tio sepertinya lama menungguku,dia berdiri di gerbang lalu tersenyum menyambut ku dengan lambaian tangan.aku tak berani membalas lamabaian tangan itu.hanya tertunduk dan berusaha menghampirinya.

“Kamu kenapa bilang ini terakhir kalinya kita bertemu?”aku bertanya tanpa basa-basi

“aku hanya mau kamu tau kalau,aku itu sayang sama kamu,dan aku ingin kamu!”

Wajahku yang tertunduk tadi semakin kutundukkan,karena kaget aku diam seribu bahasa hingga hati ini terbebani.aku persilahkan dia untuk berbicara.namun aku tak kuat menahan

“Apa maksud kamu,kamu tahu kan aku sahabatnya Ana?”aku beranikan diri untuk berkata.

“Apa kamu mau jadi pacar ku?”pertanyaan itu bagai BOM yang telah meledak dalam yang  waktu singkat.

“kamu ngaco!”aku berlari dari sana dengan rasa kalut tak beraturan,baru kali ini kurasa hal serumit ini.dan ku fikir dia tak memiliki rasa yang sama dengan ku.Apa dia mau pergi ?

“aku tunggu jawabanmu Pukul 20.00 di taman Cinta!”teriaknya dengan suara keras dan disusul kalimat yang Ia ucapkan lirih “maafkan aku Cinta!”

 

-Selesai-

By audhina Posted in Cerpen